SABTU, 17 SEPTEMBER 2016

BANDUNG --- Target Jawa Barat di cabang olahraga (cabor) judo tak tercapai, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, di GOR Saparua, Bandung, Jumat (16/9/2016) malam. Tuan rumah hanya mampu mendulang satu medali emas dari enam kelas yang dipertandingkan. Satu-satunya emas Jabar itu dikantongi Teni Anggraeni di kelas -63 kilogram putri setelah menumbangkan judoka DKI Jakarta, 


Pelatih judo Jabar Avicienna Buchari‎ mengaku awalnya menargetkan dua medali emas dari enam kelas yang dipertandingkan itu. Hanya saja salah satu judoka putra unggulan Jabar, Iksan Apriyadi tersungkur di kelas -73. Apriadi harus puas hanya mengeggenggam medali perak.

"Tapi Alhamdulillah hari ini kita tertolong oleh Teni Anggraeni yang memang sudah ditargetkan (meraih medali emas)," ujar Avicienna seusai pertandingan. 

Ia berharap kontingennya bisa mendulang emas lebih banyak pada pertandingan di hari Sabtu (17/9). Dimana akan mempertandingkan empat kelas, yakni -45 kilogram putri, -48 kilogram putri, -58 kilogram putra dan -60 kilogram putra.

"Mudah-mudahan besok di kelas ringan putra dan putri kita bisa tambah medali. Dan target kami yang sudah sepakat dengan KONI Jabar, 8 medali emas bisa tercapai besok," urainya.

Kendati demikian, saat ini kontingen judo Jabar masih memimpin dalam raihan medali. Tuan rumah sudah mengantogi 6 emas, 2 perak dan 7 perunggu. Posisi dua dibayangi DKI jakarta yang sudah mengemas 4 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Sedangkan Bali mengekor di urutan ketiga dengan raihan 2 medali emas, 3 perak dan 4 perunggu. 
[Rianto Nudiansyah]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: