JUMAT, 2 SEPTEMBER 2016

BANDUNG --- Hingga Juni 2016, jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di Jawa Barat tercatat sebanyak 221 orang. Sementara untuk bulan Juli dan Agustus belum ada data pembaruan. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat Ferry Sofwan, menyampaikan pihaknya akan segera melakukan verifikasi ulang.


"Perusahaan yang tercatat di Jabar hanya mereka yang memiliki dua perusahaan. Jadi kalau perusahaannya cuma satu para TKA hanya tercatat di kota dan kabupaten," jelas Ferry di kantornya Jalan Soekarno Hatta, Jumat (2/9).

Ia mencatat jumlah TKA yang masuk ke Jabar fluktuatif. Paling banyak TKA yang bekerja di Jabar pada tahun 2011, yaitu sebanyak 607 orang.

"Setelah tahun itu tercatat menurun. Kadang-kadang kembali naik, tapi tidak sebanyak di tahun 2011," jelasnya.

Jumlah tenaga kerja kembali naik, pada tahun 2015. Sekitar 535 orang di tahun tersebut. Terkait retribusi TKA, pihaknya masih belum menaikannya. Bahkan, di tingkat daerah pihaknya mengembalikan kepada Kota dan Kabupaten setempat.

Dalam hal ini, Jabar tidak bisa banyak bertindak. Kenaikan retribusi bisa disesuaikan kebutuhan kota dan kabupaten. Diharapkan, uang retribusi tersebut bisa digunakan untuk pelatihan tenaga kerja lokal.

"Retribusinya digunakan untuk perbaikan tenaga kerjanya. Ini agar tenaga kerja lokal bisa bersaing dengan para TKA," pungkasnya.
[Rianto Nudiansyah]
Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: