SELASA, 27 SEPTEMBER 2016

SUMENEP --- Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menduga tiga benda misterius yang jatuh di Pulau Gili Raja dan Pulau Gili Genting daerah setempat merupakan tabung gas roket. Hal itu diketahui setelah pihaknya melakukan kordinasi dengan sejumlah pakar serta pihak terkait mengenai benda aneh yang jatuh dan sempat menggegerkan masyarakat daerah setempat.


Tabung besar dengan panjang sekitar 140cm dan diameter 50cm ini sepertinya tabung penampungan bahan bakar roket, karena berdasarkan hasil kordinasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian dengan pihak terkait serta pakar yang telah mengetahui foto objek. Sehingga kemungkinan besar dugaan kuat benda tersebut bukan dari pesawat, namun tabung silinder sepertinya digunakan sebagai penampung bahan bahan bakar.

“Dari pihak satuan intelejen keamanan yang kita miliki menyampaikan hasil diskusi salah satu pakar dari ITB yang menyatakan bahwa bentuk silinder yang kita temukan ini merupakan salah satu bentuk silinder natural gas. Itu untuk gas yang terkompresi, artinya bisa digunakan untuk penampungan bahan bakar cair yang biasa digunakan roket,” kata AKBP H. Joseph Ananta Pinora, Kapolres Kabupaten Sumenep, Selasa (27/9/2016).

Disebutkan, pihaknya saat ini telah berhasil mengevakuasi empat benda misterius itu dari lima titik lokasi, yaitu tiga tabung seperti drum dengan bungkusan hitam dan satunya kotak seperti radiator yang hangus terbakar. Sedangkan kotak yang menyerupai radiator tersebut terdapat 19 sumbu kabel mikro kontroler yang belum diketahui secara pasti.

“Jadi untuk barang bukti yang kita temukan untuk sementara masih kami kumpulkan di Mapolres. Maka dari salah satu yang kita uji kemarin, fiber yang ada disini kita perkiran tahan api,” jelasnya.


Sekedar diketahui, benda misterius mirip drum yang jatuh di pemukiman warga Pulau Gili Raja dan Pulau Gili Genting terjadi sekitar pukul 10.00 WIB pada hari Senin (26/9/2016) pagi. Hal itu sempat menggerkan warga pulau setempat, karena masyarakat menduga benda tersebut merupakan serpihan pesawat yang jatuh di sekitar perairan pulau tersebut.
[M. Fahrul]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: