SELASA, 20 SEPTEMBER 2016

LAMPUNG --- Agen perusahaan PT Alken Lines Surabaya selaku pemilik kapal kargo MV Hyrondex, Syaifudin, mengungkapkan selama berada di perairan Bakauheni kapal bermuatan sekitar 137 kontainer kosong (empty container) tersebut mengalami masalah pada mesin bantu. Akibatnya sejak dini hari hingga siang ini sudah mengalami perpindahan dari dermaga II hingga dipindah ke dermaga V akibat dermaga tersebut digunakan sebagai dermaga reguler kapal kapal Roll on Roll off (Roro) di lintasan Selat Sunda.


Berdasarkan koordinasi dengan pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bakauheni, ASDP Bakauheni untuk mempersiapkan kapal tunda atau tug boat (TB) Merak menarik kapal yang masih sandar di dermaga V tersebut. Syaifudin bahkan mengaku menunggu keputusan dari pihak Stasiun Traffic Control (STC) Pelabuhan Bakauheni untuk menyiapkan dermaga IV yang akan digunakan sandar selanjutnya.

“Tadi pihak ASDP melalui general manager sudah mengizinkan kapal MV Hyrondex dialihkan ke dermaga V ke dermaga IV agar tidak mengganggu aktifitas kapal yang akan sandar di dermaga tersebut,” terang Syaifudin saat dikonfirmasi Cendana News di Pelabuhan Bakauheni, Selasa (20/9/2016)


Syaifudin yang menjadi perwakilan perusahaan PT Alken Linse mengaku kapal kargo tersebut merupakan kapal asal pelabuhan Pulau Bai Bengkulu yang akan menuju ke Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta bermuatan 137 kontainer MT (kontainer tanpa isi) dan terdampar di perairan Bakauheni sekitar pukul 00:30 WIB.

Kapal kargo yang biasa memuat semen dari Tanjung Priok dan saat dari bengkulu dalam kondisi kosong. Berdasarkan kronologis menurut Elisa (20) mualim 1 MV Hyrondex mulai anchor di perairan Bakauheni mulai Minggu tanggal (18/9/2016) untuk melakukan perbaikan mesin bantu meski mesin utama masih berfungsi. Selama anchor dilakukan perbaikan meski mesin siap namun terjadi insiden larat sehingga kapal terbawa arus.


Kapal sandar darurat akibat cuaca buruk menurutnya diakibatkan kerusakan mesin bantu dan putus jangkar. Kapal tersebut berdasarkan keterangan terdiri dari Anak Buah Kapal (ABK) sebanyak  12 orang termasuk nahkoda dengan  nahkoda Heri Susanto dan mualim 1 Elisa.

Berdasarkan pantauan Cendana News, MV Hyrondex berwarna biru tersebut memiliki spesifikasi sebagai berikut.

Panjang 81,11 Meter
Lebar 15 meter
GT 2453 ton
Call sign P N X S
MMSI 525005178
IMO 008875102
Negara Pembuat Jepang


(Henk Widi)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: