SENIN, 26 SEPTEMBER 2016

LARANTUKA --- Tiga sandera kelompok teroris Abu Sayaf yang disekap di Philipina dijadwalkan akan tiba di Kota Larantuka, ibukota Kabupaten Flores Timur, Selasa (27/9/2016) pukul 16.30 WITA setelah mengikuti upacara penyambutan di Kupang ibukota provinsi NTT pada pagi harinya.


Demikian disampaikan Kabag Humas pemerintah Kabupaten Flores Timur, Rin Riberu saat ditemui Cendana News di kantornya, Senin (26/9/2016).

Dikatakan Rin, setelah berlangsung serah terima dari pemerintah pusat di kantor Kementerian Luar Negeri, Senin (26/9/2016),ketiga sandera beserta rombongan akan bertolak dari Jakarta menuju Kupang sore harinya.

“Rombongan akan menginap semalam di Kupang dan pagi harinya baru akan ada serah terima dari pemerintah provinsi ke pemerintah Kabupaten Flores Timur dan sore harinya langsung berangkat menggunakan pesawat ke Larantuka” terangnya.

Setelah tiba di Larantuka, jelas Rin, ketiga sandera bersama istri dan anggota keluarga akan ditempatkan di hotel dan malamnya akan ada jamuan makan malam di rumah jabatan bupati Flores Timur.


“Rabu pagi baru rombongan akan bertolak ke Laton Liwo dan direncanakan pejabat bupati Flotim ikut mengantarnya hingga ke kampung halaman mereka” ungkapnya.

Informasi yang diterima Cendana News menyebutkan, tim dari Pemda Flotim yang berangkat menjemput ketiga sandera di Jakarta yakni kepala dinas Sosial Theoforus Maran, kepala badan Kesbangpol Andreas Kewa Ama ,SH dan camat Tanjung Bunga, Ramon Piran.

Untuk diketahui, ketiga sandera asal Desa Laton Liwo Kecamatan Tanjung Bunga Kabupaten Flotim yang disandera kelompok Abu Sayaf yakni Laurens Lagadoni Koten, Emanuel Arakian Maran dan Theodorus Kopong Koten telah dibebaskan.

Ketiga korban penyanderaan ditahan saat sedang mencari ikan di perairan Sabah Malaysia menggunakan kapal milik perusahaan asal negeri jiran Malaysia, Sabtu (9/7/2016). Ketiganya disandera selama 2 bulan 11 hari sebelum akhirnya dibebaskan bersamaan dengan seorang warga negara Norwegia.
(Ebed de Rosary)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: