RABU, 28 SEPTEMBER 2016

MANADO --- Salah satu biota perairan yang dilindungi yaitu penyu sisik ditemukan dijual bebas di pasar tradisional Amurang Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara (Sulut) oleh tim gabungan dari Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, yang sedang melakukan sosialisasi jenis biota laut yang dilindungi dan terancam punah pada Rabu (28/9/2016).

penyu sisik yang disita
Koordinator Satker Manado Asriadi menegaskan penyu sisik yang di temukan ini, dijual oleh seorang pedagang ikan yaitu Nancy 52 tahun, dan bertempat tinggal di Kelurahan Kelewet Lingkungan 4 Amurang. Penyu sisik yang ditemukan sudah terpotong-potong dan beratnya di perkirakan mencapai 5 hingga 10 kg.

"Penyu sisik yang kita temukan kemudian kita sita sebagai barang bukti sedangkan Nancy pedagang ikan kita lakukan pemeriksaan awal di lokasi dan dibuatkan berita acara penyitaan, kemudian kita berikan pembinaan dan teguran lisan, jika masih ditemukan menjual penyu sisik lagi akan diberikan sanksi sesuai dengan Undang-Undang dan hukum yang berlaku tentang jenis biota perairan yang dilindungi dan terancam punah" tegasnya pada Cendana News Rabu (28/9/2016).

tim terpadu dari BPSPL Makassar, PSDKP, BKPM, Dit Polair, Balai TNB
Asriadi menambahkan dalam aksi sosialisasi di pasar Amurang Minsel, bersama tim BPSPL Makassar juga terlibat dan turun lapangan perwakilan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKPM) Manado, Balai Taman Nasional Bunaken (TNB), Derektorat Polisi Perairan (Dit Polair) Polda Sulut dan kelompok nelayan.
(Ishak Kusrant)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: