RABU, 14 SEPTEMBER 2016

BALIKPAPAN --- Untuk meningkatkan kapasitas produksi pupuk organik di Indonesia, PT Pupuk Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Kota Balikpapan. Kerjasama itu dituangkan pada MoU bersama Walikota Balikpapan Rizal Effendi dengan Dirut PT Pupuk Indonesia Aas Asikin yang disaksikan langsung Komisaris Utama PT Pupuk Indonesia Bungaran Saragih di aula kantor Pemkot Balikpapan, Rabu siang (14/9/2016).

saat MoU bersama Walikota Balikpapan Rizal Effendi dengan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Aas Asikin
Aas menjelaskan kerjasama ini untuk mengoptimalkan sinergi antara pemkot dalam pengelolaan sampah menjadi pupuk organik, dalam rangka pengembangan pupuk utamanya organik. 

"Balikpapan dipilih sebagai awal pengembangan pupuk organik dengan memanfaatkan sampah kota karena potensi sampah yang cukup besar yakni 93 ribu ton pertahun, dengan potensi sampah organik mencapai 63 ribu ton/tahun," terangnya, disela kegiatan Rabu, (14/9/2016).

Selain itu, Aas menambahkan kota ini juga didukung fasilitas dan infrastruktur yang baik dan mempunyai banyak prestasi dalam pengelolaan sampah. 

Dalam kesempatan itu, Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengharapkan dengan MoU ini dapat mengintensifkan pengolahan sampah dengan melibatkan masyarakat. 

"Kerjasama ini yang pertama dan kita akan efektifkan lagi pengolahan sampah yang selama ini dilakukan masyarakat," ujarnya. 

Diketahui, di Balikpapan sebagian kecil sampah di kota minyak ini dipilah-pilah oleh bank sampah yang dikelola masyarakat. Pemkot juga memiliki rumah pengolahan sampah menjadi kompos atau bahan organik. 
(Ferry Cahyanti)

Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: