MINGGU, 25 SEPTEMBER 2016

KABAR CENDANA---Rakornas PERPANI (Rapat Koordinasi Nasional Persatuan Panahan Indonesia diselenggarakan sebagai kelanjutan dari Musyawarah Kerja Nasional (Munas) yang telah dilaksanakan pada bulan Maret 2016 lalu di Jakarta. Rakornas PERPANI kali ini diselenggarakan di Bandung bertepatan dengan penyelenggaraan PON XIX 2016 pada Sabtu (24/9/2016). 

Titiek Soeharto bersama Pengurus PERPANI

Titiek Soeharto selaku Ketua Umum PERPANI menyampaikan dalam sambutannya agar pada Rakornas kali ini dapat dikoordinasikan dengan baik garis besar program organisasi maupun pembinaan ke depan dengan target dan parameter yang jelas. 

"Pembinaan bukan hanya pembinaan prestasi atlet, tapi juga pembinaan pelatih dan wasit serta pengurus organisasi," jelasnya. 

Dalam kesempatan ini juga Titiek Soeharto menyampaikan bahwa selama periode kepengurusan yang ia pimpin masih banyak kekurangan, namun prestasi panahan Indonesia masih tetap dapat dibanggakan. 

"Walaupun dalam Olimpiade yang lalu Indonesia belum bisa menbawa pulang medali namun keberhasilan atlet Riau Ega Agata mengalahkan juara dunia di Olimpiade serta berhasilnya regu putri Compound meraih Emas di ajang World Cup di Antalya menorehkan banyak harapan bahwa Panahan Indonesia Bisa Meraih Prestasi Dunia," jelas Titiek Soeharto optimis.

Hal ini juga diakui oleh pemerintah, nyatanya dalam rangka persiapan menuju SEA Games 2017 di Malaysia dan Asian Games 2018 di Jakarta, cabang olahraga panahan tetap dipercaya sebagai salah satu cabang olahraga prioritas yang diperhitungkan dapat mengukir prestasi Emas.

Titiek Soeharto menambahkan, guna membuktikan kepercayaan tersebut PERPANI perlu bekerja sama, bekerja ekstra keras, dan meningkatkan koordinasi. Seperti diketahui bahwa belakangan ini PERPANI sempat terganggu dengan adanya organisasi panahan lain yang melakukan kegiatan-kegiatan yang seharusnya dilakukan oleh PERPANI, 

"Saya harap masalah ini kita jadikan pelajaran dan sebagai pengingat bagi kita semua sebagai Pengurus Olahraga Panahan, bahwa koordinasi dan komunikasi amat sangat penting dalam berorganisasi.," lanjutnya. 

Perihal peningkatan kualitas, Titiek Soeharto menegaskan perlu melakukan kerja nyata terutama dalam pembinaan. PERPANI harus memperbanyak kompetisi, meningkatkan kualitas pelatih maupun wasit melalui pelatihan-pelatihan berjenjang. 

Waktu pelaksanaan RAKORNAS PERPANI sangat singkat sehingga diharapkan bisa dimanfaatkan untuk menyepakati program yang disusun oleh PP PERPANI. 

"Ambillah kesepakatan melalui musyawarah dan mufakat, tidak perlu menghabiskan energi hanya untuk memaksakan kehendak maupun gagasan yang akhirnya malah melemahkan organisasi kita tercinta ini," tegasnya. 

Pada Rakornas PERPANI ini, Titiek Soeharto juga memperkenalkan anggota terbaru dari provinsi Sulawesi Barat. Ia mengharapkan dengan bertambahnya anggota akan bertambah pula bibit-bibit atlet yang kelak menjadi atlet andalan Indonesia. 

Di akhir sambutannya, Titiek Soeharto menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas peran aktif Pengurus PERPANI di tingkat provinsi maupun Pengcab dan perkumpulan yang terus konsisten menjalankan roda organisasi. Meskipun, menurutnya, PP PERPANI belum banyak memberikan layanan maupun fasilitas yang memadai. 

"Saya menghimbau, marilah dengan tekad kebersamaan kita bangun PERPANI yang kita cintai ini agar tetap menjadi organisasi olahraga yang berkomitmen dalam membangun prestasi dan kejayaan olahraga Panahan sampai ke tingkat dunia," pungkas Titiek Soeharto. 
Bagikan:

Sari Puspita Ayu

Berikan Komentar: