SELASA, 20 SEPTEMBER 2016

SAMPANG --- Hujan perdana yang melanda Kota Sampang, Madura, Jawa Timur pada Selasa (20/9/2016) membuat masyarakat setempat mulai dihantui bencana, karena sudah menjadi langganan banjir setiap musim penghujan. 


Rasa khawatir yang dialami masyarakat wilayah perkotaan ini sudah terjadi sejak puluhan tahun silam, dimana tempat tinggal yang berada di dataran rendah ini seringkali direndam banjir. Akibatnya mereka terkadang harus mengungsi ke tempat yang lebih aman agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, sebab rendaman air ketika intensitas curah hujan berskala besar bisa mencapai 1 - 2 Meter.

“Ketika ada hujan seperti ini masyarakat yang tinggal di lokasi langganan banjir sudah mulai khawatir, karena nantinya bisa menghambat aktifitas warga. Hal itu memang biasa terjadi sejak lama ketika saat musim hujan, namun meskipun hujan ini baru pertama kali, yang jelas warga mulai ketar-ketir,” kata Syaifurrahman (40), salah seorang di Kota Sampang, Selasa (20/9/2016).

Disebutkan, bahwa sepertinya upaya pencegahan terhadap terjadinya bencana banjir di daerah ini masih belum maksimal, karena sampai sekarang lokasi langganan banjir terus terjadi. Maka dari itu masyarakat hanya bisa berharap ada upaya pemerintah untuk menanggulanginya, agar penderitaan warga yang berada di daerah langganan banjir tersebut dari tahun ke tahun terasa berkurang.

“Kami sangat tersiksa ketika musim hujan tiba, karena tidak bisa dihindari lagi adanya banjir, sehingga tak jarang tempat tinggal kami direndam air hujan. Maka kami selalu kerepotan ketika usai banjir harus membersihkan rumah, namun tidak lama kemudian ketika ada hujan kembali terendam,” jelasnya.

Bencana banjir pada saat musim hujan bagi masyarakat yang ada wilayah kota ini bukanlah hal yang asing, karena hal itu sudah puluhan tahun terjadi, sehingga mereka tidak bisa berbuat banyak, terkecuali hanya pasrah rumah yang ditempati terendam banjir. 
[M. Fahrul]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: