JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016

MALANG --- Tahun ini UMengajar kembali membuka pendaftaran bagi mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) untuk mengabdi kepada masyarakat sekaligus berkontribusi dalam dunia pendidikan dengan bergabung menjadi volunteer (Relawan) Laskar Dewantara batch IV.


"Mulai tanggal 1-31 Agustus yang lalu, kami dari UMengajar membuka pendaftaran secara online dan offline bagi mahasiswa UM untuk menjadi volunteer Laskar Dewantara. Syarat pendaftaran tidak terlalu banyak, kami hanya mensyaratkan bahwa mahasiswa yang ingin menjadi volunteer merupakan mahasiswa aktif UM angkatan 2014-2016, berkomitmen dan bertanggung jawab, dapat bekerjasama dalam tim, mau mengabdi di tempat yang ditentukan pada hari sabtu selama sebulan serta mengikuti media sosial UMengajar" jelas Wahidya Meidella Sani, ketua pelaksana pendaftaran Laskar Dewantara, Jumat (16/9/2016). Dari pembukaan sampai dengan penutupan pendaftaran, tercatat ada 260 mahasiswa yang mendaftar untuk kemudian mengikuti empat tahapan seleksi, imbuhnya.

Disebutkan tahapan seleksi di mulai dari awal bulan September sampai dengan tanggal 17 September 2016 yang meliputi tahap I seleksi administrasi, tahap II wawancara, tahap III Fokus Diskusi Grup dan tahap IV micro teaching (suatu kegiatan mengajar yang dilakukan dengan cara menyederhanakan).


Lebih lanjut ia menerangkan bahwa untuk tahap Focus group discussion, mereka memberikan pertanyaan bagi calon volunteer untuk didiskusikan per kelompok mengenai tidak meratanya pendidikan di Indonesia dan kasus hukuman fisik bagi siswa, juga ada sesi onion layer yang membahas skala prioritas mereka. Kemudian sesi selanjutnya adalah membuat salah satu menu belajar yang meliputi game fun learning, media pembelajaran, dan cipta lagu pembelajaran. Sedangkan pada tahap micro teaching mereka memberi tugas kepada calon volunteer untuk membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang sudah di berikan contoh sebelumnya dan membuat media pembelajaran sesuai dengan materi pendaftar, kemudian calon volunteer akan praktik mengajar seperti di kelas, dengan teman lainnya berperan sebagai murid.

"Dari 260 pendaftar, nantinya setelah di seleksi hanya akan di ambil 48 volunteer yang akan di umumkan pada tanggal 19 September 2016," terangnya.

Dari serangkaian tahap seleksi tersebut kami berharap mendapatkan volunteer yang teguh dengan pilihannya, benar-benar peduli dan mau berkontribusi membantu adik-adik kita yang membutuhkan dukungan, dan bisa mengajak yg lain untuk turut berkontribusi membangun negeri, tandasnya.

Usai lolos tahapan seleksi, para Laskar Dewantara ini akan mengikuti training of trainer (TOT) yang terdiri dari pembuatan rencana pelaksanaan pembelajaran yang baik, membuat media pembelajaran dan menulis essay, karena setiap pengabdian berakhir, volunteer diwajibkan untuk menulis essay pengabdian. Kami juga akan mengundang gerakan mengajar lainnya untuk berbagi bagaimana masa pengabdian mereka.


"Jadi kita mengambil 48 volunteer, yang akan dibagi untuk 4 sekolah, sehingga masing-masing sekolah akan diisi oleh 12 volunteer Laskar Dewantara. Pengabdian dilakukan setiap hari Sabtu selama sebulan dimulai pada 22 Oktober sampai 12 November 2016 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Taji 1 dan 2, SDN Gunung Jati 4 dan SDN Duwet,"ungkap mahasiswi semester lima Fakultas Sastra UM ini.

Sementara itu menurutnya, setelah melakukan pengabdian selama sebulan, manfaat yang akan diperoleh volunteer yaitu mereka akan mendapatkan pengalaman mengajar dan dengan pengalaman mengajar tersebut volunteer akan mampu memahami secara langsung bagaimana cara mengendalikan kelas, cara berkomunikasi dengan siswa sekaligus mengetahui kondisi di lapangan itu seperti apa, pungkasnya.
(Agus Nurchaliq)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: