SABTU, 24 SEPTEMBER 2016

BALI --- Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta menyemangati anak muda pegiat koperasi dari 16 Negara Asia Pasific yang menggelar pertemuan di Pulau Dewata. Dia berharap, pertemuan ini menjadi spirit bagi upaya peningkatan kerjasama antar-pegiat koperasi di kawasan Asia Pasific. Hal tersebut disampaikannya pada penutupan Co-op Youth Summith di Zizz Hotel, Kuta.


Lebih jauh Sudikerta mengungkap mengenai peran penting keberadaan koperasi. Kata dia, koperasi merupakan salah satu wadah usaha yang memegang peranan cukup signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Karena itu, dia mengapresiasi inisiatif International Co-operative Alliance (ICA) yang memilih Bali sebagai tempat pertemuan. Sudikerta berharap, pengalaman anak muda penggiat koperasi dari berbagai negara memberi inspirasi bagi pengelola koperasi di Pulau Dewata.

Wagub meminta para peserta memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Para peserta, kata Sudikerta, dapat berbagi pengalaman tentang pengelolaan koperasi di negara masing-masing.

Pada bagian lain, Wagub Sudikerta juga memanfaatkan momentun tersebut untuk mempromosikan Bali. Dijelaskannya, Bali merupakan pulau kecil yang terkenal dengan keindahan alam dan keragaman budaya. Selain banyak dikunjungi wisatawan, Bali juga kerap menjadi tuan rumah kegiatan berskala internasional. Menurut Sudikerta, dipilihnya Bali tak terlepas dari faktor keamanan yang hingga saat ini  tetap terpelihara dengan baik.

Kepada para peserta Co-op Youth Summit, Sudikerta minta mereka meluangkan waktu untuk berwisata dan berbelanja hasil kerajinan Bali. 

Sementara itu, Regional Director of ICA Asia Pacific, Balu Iyer menerangkan, Co-op Youth Summith adalah pertemuan puncak kaum muda yang bergerak dalam bidang perkoperasiaan. Kegiatan yang digagas International Co-operative Alliance (ICA) ini diikuti 65 anak muda dari 16 negara kawasan Asia Pasifik. Balu Iyer menambahkan, kegiatan dirancang sebagai ajang berbagi pengalaman terkait kiprah generasi muda dalam menggerakkan koperasi di negara masing-masing. Lebih dari itu, pertemuan ini juga dimaksudkan untuk memahami keragaman budaya dari berbagai negara.

Sementara itu, Senior Perkoperasian ICA, Robby Tulus menambahkan, kegiatan yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 24 September ini tak hanya diisi dengan kegiatan diskusi. Selain diwarnai berbagai kegiatan atraktif, para peserta juga diajak mengunjungi sejumlah koperasi yang dikelola oleh anak muda Bali.

Acara penutupan Co-op Youth Summit juga dihadiri Anggota DPD RI Arya Wedakarna. Dalam sambutannya, Arya Wedakarna menyinggung keberadaan koperasi yang memegang peran penting bagi kemajuan perekonomian Indonesia. Karena itu, pemerintah memberi perhatian besar bagi upaya memajukan koperasi.
[Bobby Andalan]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: