SELASA, 13 SEPTEMBER 2016

PONOROGO --- Warga Ponorogo terutama warga Desa Jetis mengeluhkan jalan raya yang berlubang. Sejak lima tahun lalu jalan yang tepatnya bernama Jalan Gajah Mada ini tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Jalan berlubang di Jalan Gajah Mada Ponorogo
Kecelakaan sering terjadi terutama saat malam hari. Pasalnya jalan ini berada diantara area persawahan warga tanpa adanya lampu penerangan sedikit pun.

Warga Jetis, Yakun (60 tahun) sudah berusaha membuat laporan ke kepala desa namun belum ada perbaikan hingga saat ini.

"Yang sering kecelakaan itu anak sekolah karena buru-buru akhirnya kena lubang langsung jatuh," jelasnya kepada Cendana News di lokasi, Selasa (13/9/2016).

Tak jarang karena menghindari lubang, pengendara kurang menjaga jarak dengan pengendara dari lawan arah. Sehingga tabrakan pun tak terelakkan.


"Kami sudah berusaha menambal jalan dengan menggunakan tanah tapi tetap saja cepat lubang lagi," ujarnya.

Selain warga berinisiatif menutup lubang dengan tanah, warga juga menutup lubang dengan kerikil-kerikil kecil. "Tapi kalau tidak segera diperbaiki bisa-bisa jalannya rusak," imbuhnya.

Juminah (50 tahun) yang setiap hari berprofesi sebagai penjual sayur di Jetis setiap hari dirinya harus berusaha keras melewati jalan berlubang.

"Ini sepertinya karena kontur tanahnya gampang ambles jadi gampang rusak selain itu yang lewat banyak truk yang bawa muatan," pungkasnya. 
(Charolin Pebrianti)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: