SENIN, 5 SEPTEMBER 2016

MALANG --- Warisan dan kekayaan bangsa memang sudah sepatutnya harus terus dijaga, dan salah satu cara untuk menjaga warisan dan kekayaan bangsa tersebut adalah dengan mengenalkannya sejak dini kepada generasi muda khususnya para pelajar. Dengan semangat tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya (WDB) bekerjasama dengan Komunitas Hong menggelar workshop untuk memperkenalkan Kapal Pinisi dan Rempah kepada pelajar.


Berlokasi di Taman Krida Budaya, workshop tersebut di ikuti oleh 50 pelajar Sekolah Dasar (SD) dan 50 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Malang.

"Komunitas Hong bersama dengan Direktorat WDB  memang sengaja menggandeng pelajar agar nilai-nilai dari seluruh warisan budaya bangsa Indonesia bisa terjaga oleh mereka generasi muda penerus bangsa," jelas Zaini salah satu panitia dari Komunitas Hong, Senin (5/9/2016). 

"Melalui workshop ini kami ingin mengenalkan kapal Pinisi dan juga rempah kepada anak-anak,"imbuhnya.


Disebutkan, workshop tersebut di gelar dua sesi, yang pertama adalah workshop menghias gambar kapal Pinisi dengan rempah-rempah dan membuat perahu dari pelapah pisang yang di ikuti pelajar SD. Sedangkan sesi kedua yaitu workshop menghias sisir dengan menggunakan bunga Cengkeh dan Ketumbar serta lomba menyusun puzzle kapal Pinisi tiga dimensi.


Menurutnya, dengan adanya workshop tersebut Direktorat WDB berharap agar generasi muda khususnya para pelajar bisa lebih mengenal mengenai kapal Pinisi yang sebentar lagi akan menjadi warisan dunia dan juga rempah-rempah yang menjadi salah satu kekayaan bangsa Indonesia.

"Kami ingin generasi muda ikut berbangga karena bangsa Indonesia memiliki kapal Pinisi yang sudah tersohor di Dunia, serta kita juga memiliki kekayaan berupa rempah-rempah yang banyak bertebaran di Nusantara,"pungkasnya.
[Agus Nurchaliq]
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: