SELASA, 4 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN --- Walikota Balikpapan, Rizal Effendi menyebutkan, dalam mendukung pertumbuhan batik di Balikpapan, 10 item batik di kota minyak ini telah dipatenkan. 


"Perkembangan batik di Balikpapan sungguh menakjubkan, bahkan sudah 10 item yang sudah dipatenkan bersama pengrajin dan Dekranasda Balikpapan," katanya di Balikapan, Selasa (4/10/2016).

Ia menilai dengan beberapa jenis batik yang sudah dipatenkan ini maka pengrajin Balikpapan akan semakin berkarya dengan menghasilkan jenis batik lainya sesuai dengan motif dan khas kota minyak.

"Ini sangat menggembirakan bagi kota. Batik Balikpapan sudah layak diterima masyarakat, bahkan harus pengrajin juga harus berani mempromosikan secara nasional dan go internasional," bebernya belum lama ini.

Untuk lebih memasyarakat Batik Balikpapan, tahun ini pihaknya telah meminta Dinas Pendidikan agar siswa menggunakan Batik Balikpapan pada hari tertentu. 

"Kita minta tahun ini ke Disdik dan sekolah. Termasuk juga instansi dan lembaga-lembaga swasta ikut menggunakan batik Balikpapan karena bagian dari batik nasional," imbuh Rizal.

Sementara itu, pengusaha batik yang juga perajin Batik Arnesta Balikpapan, Rones Triyono mengatakan, awalnya mengembangkan batik Kaltim namun sejak beberapa tahun mulai mengembangkan Batik Balikpapan.

Rones mengaku respon masyarakatcukup tinggi dengan kehadiran batik Balikpapan. Selain batik tulis juga dikembangkan batik cap.

"Harga yang ditawarkan juga bervariasi seperti batik tulis disini kita jual mulai Rp375 sampai Rp2 juta. Kalau batik cap kita jual mulai Rp160-300 ribu," ungkapnya.

Menurutnya, agar mampu bertahan dan bersaing dengan produk batik Balikpapan dan daerah lainnya setiap tiga bulan mengeluarkan model terbaru. Dengan perkembangan zaman dan mode, batik kini sudah banyak digemari kalangan muda termasuk anak-anak.

"Kalo batik Balikpapan yang banyak dicari motif alam Balikpapan  dan motif bawah laut," tutupnya.
[Ferry Cahyanti]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: