SELASA, 11 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN --- Sekitar 1.250 rumah tangga ikut dalam program pengelolaan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2). Program tersebut untuk mendukung program nasional RPJMN 2015-2019 yakni menciptakan sanitasi layak di pemukiman masyarakat.


Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Balikpapan Suryanto, proyek percontohan ini akan berjalan pada awal tahun 2017 mendatang, dan lokasi di kawasan Kelurahan Sepinggan Balikpapan Selatan.

"Wilayah kelurahan Sepinggan dijadikan model managemen pengelolaan tinja. Dan program ini dinamakan sedot tinja terjadwal," terangnya Senin (10/10/2016).

Dijelaskannya, program L2T2 ini  masyarakat nanti administrasi seperti  pembayaran air minum. Bedanya kalau sudah jalan masyarakat mulai iuran, bisa diambil untuk sedot tahun depan atau tahun berikutnya. Sehingga nanti asumsi iuran Rp10 ribu/bulan selama 4 tahun.

"Model layanannya jembut pola sedot wc terjadwal. Polanya 1 kali sedot waktu 3-4 tahun," ujar Suryanto.

Selain itu, program lainnya yaitu penggantian Septitank yang sudah tidak layak milik masyarakat. "Sekarang masih berjalan sensus sekitar 70 persen nanti mana yang posisi  yang layak untuk diganti. Dana untuk ganti septictank bantuan hibah," tutup Suryanto.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Ferry Cahyanti
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: