JUMAT, 14 OKTOBER 2016

MAUMERE --- Sebanyak 356 warga kabupaten Sikka menderita penyakit Kaki Gajah atau Filariasis. Untuk mengatasi menyebarnya virus ini, Dinas Kesehatan Sikka setiap tahun membagikan vaksin secara gratis kepada masyarakat.


Demikian disampaikan kepala dinas Kesehatan kabupaten Sikka, Maria Bernadina Sada Nenu kepada Cendana News, Jumat (14/10/2016).

Dikatakan Maria, jumlah penderita terbanyak ada di kecamatanTalibura sebanyak  8 orang,

“Kami sejak tahun 2015 setiap bulan Oktober selalu memberikan obat kepada masyarakat secara gratis. Untuk itu kami harapkan masyarakat bisa meminum obat tersebut agar bisa terhindar dari penularan penyakit ini,” ujarnya.


Ditambahkan Maria, penyakit ini berasal dari cacing Filaria dan ditularkan oleh nyamuk. Untuk itu masyarakat diminta untuk selalu menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan, harus divaksin serta menggunakan perangkat anti nyamuk.

“Kami juga menghimbau masyarakat mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi agar  dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah masuknnya virus dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan tubuh,” sebutnya.

Penyakit kaki gajah lanjutnya, sangat sulit disembuhkan dan jika tidak ditangani dengan cepat dapat mengakibatkan cacat permanen berupa pembesaran pada kaki, lengan hingga anggota tubuh lainnya.

Dinas Kesehatan kabupaten Sikka kata Maria, menargertkan pada tahun 2020 kabupaten Sikka bisa terbebas dari penyakit ini. Untuk itu pihaknya selalu melakukan sosialisasi dan pemberian vaksin.

"Kami setiap tahun ada pembagiam obat dan saya himbau warga masyarakat untuk meminumnya agar tidak ada lagi yang terserang penyakit ini," pungkasnya.
[Ebed De Rosary]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: