SELASA, 4 OKTOBER 2016

JAYAPURA --- Menyambut HUT ke-71 TNI, Kodam XVII Cenderawasih gelar senjata hasil operasi di Papua dan Papua Barat selama 1 tahun. Gelar senjata api ini berlangsung di Aula Tonny Rompis Makodam Cenderawasih, Selasa (4/10/2016).


Sitaan tersebut adalah hasil pendekatakan tentara kepada warga yang masih berseberangan dalam kurun waktu kurang lebih sembilan bulan. Barang bukti yang digelar berjumlah 59 pucuk senjata api dan Granat antara lain 15 pucuk pistol organik dan 44 pucuk senjata rakitan.

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Hinsa Siburian didampingi Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan bahwa keberhasilan ini saat pelaksanaan tugas di wilayah selama 9 bulan yang didapat melalui kontak tembak serta penggalangan kepada masyarakat dengan cara melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial. 

“Untuk sekarang ini lebih banyak dihasilkan dari penggalangan,” kata Mayjen TNI Hinsa Siburian.

Kodam XVII/Cenderawasih, dikatakan Pangdam, untuk menangani permasalahan di Papua dan Papua Barat pihaknya lebih memprioritaskan pendekatan kesejahteraan dalam membantu kepolisian dalam hal penegakan hukum di wilayah tersebut.

“Usaha-usaha dalam rangka menyadarkan saudara-saudara kita yang masih berbeda paham terus dilakukan melalui pendekatan-pendekatan dan bekerjasama dengan para Tokoh-tokoh yang berada di suatu wilayah dengan cara mendekati secara persuasive,” ujarnya.

Dari pendekatan itulah, menurut Pangdam, mereka dapat menghentikan kegiatannya dan mau turun menyerahkan senjatanya kepada TNI/Polri. 

“Dengan harapan saudara-saudara kita ini bersama masyarakat yang lainnya dapat berkontribusi membangun Papua agar tercipta Papua yang damai, aman dan sejahtera,” kata Pangdam.

Dengan banyaknya senjata yang diserahkan oleh masyarakat ke aparat dapat menunjukan bahwa masyarakat sudah mulai sadar dalam hal keamanan. “Ini merupakan salah satu bentuk keberhasilan Binter  yang dilakukan Kodam XVII/Cenderawasih selama ini,” tuturnya.

Pangdam mengajak mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama ikut menjaga Kamtibmas serta membangun Papua ini untuk mewujudkan masyarakat Papua yang sejahtera dan aman. 

Jurnalis : Indrayadi T. Hatta / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Foto: Indrayadi T. Hatta
Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: