SELASA, 11 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN --- Akibat pemotongan dana bagi hasil, Pemerintah Kota Balikpapan merevisi besaran APBD murni 2016 kota Balikpapan yang semula Rp3,11 triliun menjadi Rp2,432 triliun. Artinya dari jumlah tersebut berkurang sebesar Rp679 miliar atau 21%, dan dipastikan jumlah akan berubah karena Pemkot masih menunggu hasil penetapan APBD Perubahan Provinsi Kaltim.


Dalam penjelasan Walikota Balikpapan Rizal Effendi di rapat Paripurna Rancangan APBD-P 2016, pemotongan dana bagi hasil (DBH) menyebabkan besaran APBD 2016 dipangkas, dan kondisi ini terpaksa dilakukan.

Menurutnya, akibat penurunan tersebut kemampuan anggaran otomatis mengurangi belanja daerah, khususnya belanja langsung termasuk pula belanja tidak langsung yang terdiri dari belanja pegawai, belanja hibah dan belanja bantuan sosial semula ditetapkan Rp 996,52 miliar menjadi Rp 928,48 miliar.

"Belanja langsung yang terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, dan belanja modal yang ditetapkan semula Rp 2,115 triliun, setelah perubahan menjadi Rp 1,503 triliun," sebutnya dalam nota penjelasan R-APBD Perubahan 2016, Senin (10/10/2016).

Dijelaskan Rizal , DBH triwulan ke IV tahun 2015 yang tidak disalurkan kepada pemkot Balikpapan sebesar Rp 283 miliar lebih. Kondisi itu mempengaruhi realisasi sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran 2015 yakni diproyeksikan Rp 570 miliar ternyata hanya Rp 227,89 miliar berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sementara itu, DBH tahun 2017 ini yang semula ditetapkan Rp 847 miliar hanya mendapatkan Rp 448,26 miliar. Sehingga hanya tersisa Rp 398,73 miliar lebih. Tidak hanya itu, penerimaan bantuan dari Pemprov Kaltim juga mengalami pemotongan. Dana bagi hasil pajak provinsi yang semula dialokasikan Rp 214,5 miliar lebih menjadi Rp 187,6 miliar.

"Harapannya APBD Perubahan bisa segera disahkan karena pemkot juga harus segera menyusun APBD 2017. Sehingga APBD Kota bisa disahkan bersamaan dengan APBD perubahan provinsi," harapnya.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Ferry Cahyanti
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: