SENIN, 3 OKTOBER 2016

LAMPUNG --- Memasuki usia ke-61, Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Lampung Selatan melalui satuan lalu lintas terus berusaha menekan angka kecelakaan diakibatkan lalu lintas di wilayah hukum Polres Lampung Selatan. Menurut Kasatlantas Polres Lampung Selatan, AKP Mubiarto Banu Kristanto, meski angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016 sudah menurun hingga akhir bulan September ini tercatat menurun dibandingkan tahun 2015. 



Angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Lampung Selatan sempat tinggi pada tahun 2015. Menurut AKP Mubiarto, kecelakaan sebagian besar terjadi akibat faktor kondisi jalan yang buruk. Kerusakan jalan raya bahkan dipastikan menyumbang 30 persen angka kecelakaan lalu lintas di Lampung Selatan. Kerusakan jalan tersebut diantaranya jalan berlubang dengan kondisi aspal yang berakibat angka kecelakaan lalu lintas tinggi.

“Tertib berlalulintas merupakan faktor keselamatan berlalulintas namun kerusakan jalan juga menyumbang angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Lampung Selatan”ungkap Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP Mubiarto sesudah puncak peringatan HUT Polantas ke-61 di Mapolres Lampung Selatan, Senin (3/9/2016)

Keselamatan berlalulintas menurut AKP Mubiarto terus menerus disosialisasikan melalui kegiatan pelopor berlalulintas meski demikian kelancaran dan keselamatan berlalulintas harus melibatkan masyarakat dengan cara mengingatkan masyarakat untuk kembali menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan mengupayakan keselamatan berlalulintas.

Mantan Kasatlantas Tulangbawang tersebut mengaku upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas dilakukan Satlantas Polres Lampung Selatan dengan melakukan operasi. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak termasuk sekolah yang dilakukan dengan langkah Satlantas Polres Lampung Selatan melalui sosialisasi keselamatan berlalulintas.



Salah satu upaya tersebut diantaranya melalui program setiap hari Senin dengan mengirimkan anggota polantas Lampung Selatan  melakukan pembinaan upacara setiap rutin sekaligus mensosialisasikan keselamatan berlalulintas. Wujud konkrit pelopor keselamatan berlalulintas di sekolah sekolah di Lampung Selatan diantaranya dibentuk Patroli Keamanan Sekolah (PKS). Mubiarto mengaku ada satu peleton siswa setiap sekolah menjadi anggota patroli keamanan sekolah yang diambil dari setiap sekolah masing masing dua anggota diantaranya SMA 1 dan SMA 2.

Terkait angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Lampung Selatan menurut Kanitlaka Polres Lamsel angka kecelakaan lalulintas mencapai angka 115 di tahun 2015. Sementara pada tahun 2016 hingga bulan Juli tahun ini angka kecelakaan mencapai 78 orang dengan jumlah korban meninggal sebanyak 67 orang korban. Sementara itu korban kecelakaan lalu lintas sebanyak 226 mengalami luka berat dan sebanyak 184 orang mengalami luka ringan.

Berdasarkan angka kecelakaan lalu lintas tersebut kerugian material akibat kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Lampung Selatan di wilayah Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Selatan mencapai angka Rp2 Milyar lebih. (Henk Widi)
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: