MINGGU, 9 OKTOBER 2016

BERITA FOTO --- Aksi kekerasan di laut berupa perompakan, pencarian ikan secara ilegal (illegal fishing), penangkapan ikan dengan bom ikan serta kecelakaan laut terus di pantau oleh satuan polisi perairan (Satpolair) Polres Lampung Selatan. Wilayah kerja yang luas dari ujung pantai Timur di perbatasan Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Timur hingga Kabupaten Pesawaran yang berbatasan dengan Kabupaten Tanggamus membuat Satpolair Polres Lampung Selatan gencar melakukan operasi laut. Operasi digelar untuk melindungi para nelayan dari aksi kekerasan di laut serta menjadi kesempatan bagi Polair untuk melakukan himbauan kepada masyarakat nelayan menjaga keamanan di laut.


Kegigihan anggota Satpolair tersebut mengemban tugas di wilayah perairan Lampung Selatan yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia di Selatan dan Selat Sunda yang merupakan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I yang dilalui kapal kapal internasional, komersial dan bersebelahan dengan jalur penyeberangan penumpang dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa. Jalur ALKI I Selat Sunda yang di bagian utara bercabang menuju Singapura dan menuju Laut Cina Selatan dari Samudera Hindia. Kapal kapal kargo, kapal tanker, kapal penumpang yang berlayar di jalur tersebut terkadang mengalami insiden dan perlu mendapat pertolongan segera dan tugas polisi perairan menjadi garda terdepan untuk tindakan penyelamatan.


KP XXV-2003 milik Satpolair Polres Lampung Selatan dibantu KP Albatross 3001 milik Mabes Polri dan kapal dari Polda Lampung ditambah adanya operasi Bakamla yang sebelumnya melakukan operasi dengan KP Anis Macan 4002 terus giat menjaga perairan wilayah Lampung dari berbagai kemungkinan aksi kekerasan,illegal fishing serta aktifitas melanggar hukum di wilayah perairan. Selain itu Satpolair juga melakukan pengamanan terhadap aktifitas kearifan lokal masyarakat nelayan diantaranya ruwat laut serta kegiatan lain. 


Sambang nusa dan kegiatan quick wins menjadi upaya sosialisasi kegiatan organisasi terlarang diantaranya pencegahan paham Radikalisme,Komunisme dan Terorisme (RKT). Tugas yang berat tersebut terus dilakukan armada Polair Polres Lampung Selatan, Mabes Polri dan Polda Lampung. Kegigihan armada kapal kapal patroli menjaga kekayaan alam laut dan mengamankan perairan tersebut merupakan upaya menjaga kedaulatan NKRI di wilayah perairan laut. Tak kenal gelombang dan ganasnya perairan Selat Sunda dan hempasan gelombang yang kerap menerjang para personil polisi perairan terus gencar menjaga kedaulatan laut Indonesia.

Berikut foto foto armada kapal Polair dan aktifitasnya menjaga perairan di Lampung:








Jurnalis :Henk Widi / Editor : Rayvan Lesilolo : Foto : Henk Widi
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: