SELASA, 4 OKTOBER 2016

JAKARTA--Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah Meminta Pemerintah Indonesia agar bersikap tegas untuk memungut pajak dari perusahaan provider digital seperti Google, Facebook,Yahoo dan Twitter.


Anang menilai ketegasan pemerintah terhadap warganya semestinya juga diikuti dengan ketegasan serupa kepada perusahaan asing di Indonesia. 

"Pemerintah harus tegas dan keras untuk memungut pajak dari perusahaan provider seperti Google, Facebook, Yahoo dan Twitter serta provider lainnya," Ungkap anang di gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (4/10/2016). 

Menurut Anang, momentum program Tax Amnesty yang terbukti berhasil di tahap pertama ini, seharusnya juga dilakukan kepada perusahaan provider seperti Google dan lain-lainnya.

"Nah, ini jangan sampai ada kesan pemerintah tegas kepada warganya namun lembek kepada perusahaan-perusahaan asing yang mencari keuntungan di Indonesia," paparnya.

Selain itu, Anang menyarankan kepada Menkominfo dan Menkeu agar dapat melakukan sinergi guna memungut pajak dari perusahaan-perusahaan tersebut.

Lanjutnya, ada potensi pajak yang jumlahnya triliunan rupiah. Mereka cari duit di Indonesia semestinya mereka juga bayar pajak.

"Jadi, Kemenkeu dan Kemkominfo harus sinergis untuk memungut pajak terhadap perusahaan-perusahaaan tersebut, agar tak terkesan Pemerintah tegas pada warganya saja, tapi juga mesti tegas ke perusahaan asing," Tutupnya. (Adista Pattisahusiwa)
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: