RABU, 5 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Pihak Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur (Polres Jaktim) telah berhasil meringkus dua pelaku tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah Duren Sawit, Jaktim. Dua pelaku yang bernama IW (41) dan SPT (23) tersebut dapat dibekuk oleh kepolisian.


Untuk itu, orang tua korban yakni Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Endang Srikarti Handayani, menyampaikan apresiasinya atas kinerja yang telah dilakukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya Polres Metro Jaktim, yang telah menangkap pelaku.

"Saya datang kesini selain sebagai orang tua korban, juga sebagai wakil rakyat ingin mengapresiasi kepada pihak Polri, dalam hal ini Polres Jaktim karena dalam waktu kurang satu minggu dapat menangkap pelaku pencurian yang menimpa anak saya," kata Endang saat melakukan kunjungan ke Kantor Polres Jaktim di Jatinegara, Jakarta, Selasa (4/10/2016) malam.

Selain memberikan apresiasinya, Endang juga ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa anggapan Polisi itu lamban dalam menangani kasus tidaklah benar. 

"Oleh karena itu, kedatangan saya kesini juga ingin menunjukkan kepada masyarakat dan para stakeholders bahwa kinerja polisi yang sudah sangat bagus ini harus juga didukung, baik melalui dari sisi anggarannya ataupun dari dukungan apresiasi moril," ujarnya.

Disamping itu, Endang mengatakan, dirinya akan meminta rekan-rekanya di Komisi III DPR RI yang merupakan mitra kerja Polri agar dapat mendesak pemerintah untuk mengalokasikan sejumlah anggaran guna mendukung kinerja Polri semakin maksimal. Pasalnya, sarana dan prasarana dalam penangkapan kedua pelaku tersebut, yakni alat Tracking Global Positioning System (GPS), masih sangat terbatas.

"Saat ini hanya baru ada di tingkat Polda, jadi kalau Polres mau makai harus bergiliran dengan Polda atau Polres lainnya. Jadi teknologi ini sangat penting, sekarang ini tidak bisa hanya memakai alat manual saja misalnya hanya pakai tangan kaki saja, tapi sudah mutlak dan wajib menggunakan alat-alat yang canggih," katanya tegas.

Politisi Golkar ini menambahkan, Pemerintah sangat mampu dan bisa dalam memenuhi sarana prasarana yang dibutuhkan Polri untuk memberantas kejahatan jika memang berniat sungguh-sungguh.

"Jangan melihat mahal atau tidaknya, tapi harus dilihat butuh atau tidaknya dalam pelaksaannya di lapangan," Imbuhnya

Sementara itu, Kapolres Jaktim Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) M. Agung Budiono, menyampaikan bahwa pihaknya hanya melakukan tugas semaksimal mungkin dalam mengungkap sejumlah kasus, baik itu pencurian, pembunuhan ataupun lain sebagainya.

"Kami di Polres juga sangat berterimakasih atas kunjungan anggota DPR Bu Endang, terlebih lagi karena menyampaikan apresiasinya terhadap penanganan kasus yang kami lakukan. Ini sangat luar biasa mendapatkan perhatian Anggota DPR ke Polri yang bisa dibilang di tatanan bawah," ungkapnya.

Agung menjelaskan, saat ini kedua pelaku tengah dalam proses penyidikan. Namun belum bisa dilakukan penyerahan berkas (P21) ke pihak Kejaksaan dikarenakan pada saat proses penyidikan awal, terungkap sejumlah rentetan kasus serupa yang juga dilakukan oleh kedua pelaku tersebut.

"Tapi yang jelas pelaku sudah tertangkap, alat bukti sudah cukup dan laporan korban juga telah masuk. Saya kira tidak akan ada masalah, hanya tinggal menunggu selesai saja laporannya," katanya.

Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Adista Pattishusiwa
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: