RABU, 19 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Anggota Komisi VI DPR RI, Iskandar D. Syaichu menyesalkan langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) perihal Pemotongan Pagu Anggaran terhadap Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI).


Menurut iskandar, Pengurangan Anggaran di Kemenperin tahun 2017 tersebut, belum mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap pertumbuhan, pengembangan industri kecil dan menengah.

Berdasarkan surat Menteri Keuangan (Menkeu) terkait penyesuaian penghematan Pagu Anggaran Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2017, Kemenperin dikenakan pemotongan anggaran sebesar Rp. 222, 64 Milliar atau 7,03 Persen sehingga Pagu anggaran menjadi Rp. 2,94 Triliun.

"Kementerian Perindustrian, mendapat pengurangan anggaran Rp.116 M. Kita sudah berusaha semaksimal di Banggar DPR, tapi kondisi tidak memungkinkan," ungkap Iskandar dalam Raker dengan Kementerian Perindustrian di Gedung Nusantara, I, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10/2016).

"Kalau pun ada pengurangan, harus sesuai porsinya,"sambungnya.

Untuk itu, Ia berharap hal hal yang berkaitan dengan pengurangan anggaran oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani (Menkeu) tidak menghambat percepatan penyebaran dan pemerataan pembangunan industri di Indonesia.

"Kita berharap Program program prioritas dalam Kemenperin tersebut tidak menghambat industri industri kecil untuk tumbuh lebih lagi,"pungkasnya.
Jurnalis : Adista Pattisahusiwa / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Adista Pattisahusiwa

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: