SENIN, 3 OKTOBER 2016

KENDARI --- Sebagai upaya mengantisipasi kerusakan lingkungan pesisir laut mahasiswa Kulia Kerja Nyata (KKN) tematik Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (FPIK-UHO) mengadakan kegiatan penanaman 800 bibit pohon mangrove di sepanjang garis pantai Desa Tapulaga Kecamatan Soropiya Kabupaten Konawe, hari Sabtu, 1/10/2016


Berdasarkan pantauan Cendana News, kegiatan yang dihadiri lansung Wakil Dekan 1 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Dr Muhaimin Hamza, M.Si, Dosen Pendamping, juga diikuti Kepala Desa Tapulaga, Perangkat Desa dan masyarakat setempat serta ratusan siswa siswi SMPN 3 Soropiya dan SD 2 Tapulaga.

Muhaimin Hamza menyebutkan, melihat kerusakan lingkungan laut yang cukup para khususnya hutan mangrove dan terumbu karang di daerah sepanjang garis pantai Desa Tapulaga sehingga kegiatan gerakan penanaman 800 bibit pohon mangrove sangatlah penting dalam upaya menjaga ekosistem mangrove demi pelestarian lingkungan hidup pantai, dan memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan.

Dikatakan, mangrove sebagai tumbuhan pesisir pantai yang memiliki banyak manfaat diantaranya sebagai tempat pimijahan beberapa jenis ikan, penyedia nutrien dan zat hara penting bagi kehidupan ikan serta menjaga terjadinya abrasi di pesisir pantai.

Bahkan, dengan adanya mangrove mampu mengurangi gelombang tsunami, hal itu dibuktikan hasil penelitian saat tsunami di Provinsi Daerah Istemewa Aceh, ada beberapa lokasi yang memiliki banyak pohon magrove tidak terlalu parah.


Selain itu, Dr Muhaimin Hamza mengatakan, dengan adanya kegiatan ini berharap meningkatkan kesadaran dan memberikan pengetahuan tentang tata cara pembibitan, menanam, merehabilitasi dan menjaga kelansungan ekosisten mangrove bagi masyarakat sekitar, mahasiswa,.

"Khususnya lagi siswa siswi sebagai generasi muda untuk memahami akan pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan," tuturnya.

Sementara itu, La Ode Zulkifli Zailan, Kordinator Desa mahasiswa KKN menuturkan, kegiatan tanam pohon mangrove sebagi program kerjah utama selama 45 hari menjalankan tugas sebagai mahasiswa KKN yang dirangkai dengan bersih-bersih pantai.


Selama ini ada 4 program kerja utama kami yang sudah laksanakan yaitu tranplatasi terumbu karang, sosialisasi budidaya rama lingkungan, penanaman mangrove dan bersih-bersih pantai. 

"Hal ini semua sebagai implementasi teori pembelajaran yang di dapatkan saat dibangku kuliah," tuturnya.
[Siddiq Muharam]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: