RABU, 19 OKTOBER 2016

PONTIANAK --- Direktur Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf, Robinson Sinaga menyebut, ribuan pendaftaran HKI akan gratis pada tahun 2016 ini.  Bejumlah 1.000 hingga 1.500 pendaftaran HKI gratis bagi para pelaku ekonimi kreatif. 
            

“Bekraf menyediakan fasilitas 1.000 - 1.500 pendaftaran HKI gratis bagi para pelaku ekraf tahun ini. Bekerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) memfasilitasi para pelaku ekraf di 15 kota se-Indonesia termasuk Kota Pontianak,” kata  Robinson Sinaga, pada saat acara Sosialisasi dan Fasilitasi pendaftaran HKI bagi UKM Ekraf di Hotel Mercure Pontianak, Rabu, 19 Oktober 2016.

Tahun 2017,  ia meyebut, Bekraf mendapat tugas untuk memfasilitasi 2.500 pendaftaran HKI pelaku ekonomi kreatif.  “Artinya, kita memberi perhatian yang lebih besar. Saya berharap bapak dan ibu yang ada di Kota Pontianak memanfaatkan fasilitas ini,” ucapnya berharap.

Bahkan, mengklaim siap membuka bagi siapa saja yang akan melakukan konsultasi terkait produk ekonomi kreatif tersebut. Itu dilakukan guna mewadahi pelaku ekonomi kreatif.


“Kita juga membuka konsultasi bagi mereka, jenis HKI apa yang cocok buat karya atau produk mereka karena HKI itu ada beberapa jenis,” ujarnya.
            
“Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh HKI memang tidak begitu mahal. Untuk HKI merek, biaya yang dikeluarkan berkisar Rp 600 ribu. Namun masalahnya, pendaftaran itu harus dibawa ke Jakarta, meskipun bisa melalui Kanwil Kemenkumham Provinsi Kalbar. Makanya kami mendatangi para pelaku ekraf termasuk Kota Pontianak tahun ini untuk memberikan kemudahan itu,” lanjutnya.
            

Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan UI untuk memfasilitasi para pelaku ekraf mendaftarkan HKI-nya. “Banyaknya komunitas-komunitas anak muda, baik di bidang perfilman, start up aplikasi dan games dan sub sektor ekraf lainnya. Sebagai badan yang dibentuk khusus oleh Presiden RI,  Bekraf diberi mandat yang cukup besar untuk mengurus ekonomi kreatif dalam 16 sub sektor. Permintaan Ekonomi kreatif di pasaran cukup tinggi, sehingga Bekraf memberikan perhatian yang sangat instensif dan khusus terhadap pelaku ekraf di daerah-daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, bagaimana pelaku ekonomi kreatif meningkat dalam segala hal. “Baik pendapatan atau penghasilan maupun perlindungan hukum yang diperolehnya, salah satunya HKI ini,” ucapnya. 

Jurnalis : Aceng Mukaram / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Aceng Mukaram
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: