JUM'AT, 14 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Kawasan wisata Pulau Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) terpilih sebagai tempat penyelenggaraan ajang olahraga aral rintang internasional bertajuk 'Bintan Reebok Spartan' yang berlangsung di Lagoi Bay, Pulau Bintan pada 19-20 November 2016 mendatang bekerjasama dengan Bintan Resor, salah satu destinasi wisata internasional spektakuler di indonesia.


Nama 'Spartan' itu sendiri merupakan brand olahraga aral rintang internasional yang hak cipta maupun hak patennya dipegang oleh Mediacorp, sebuah jaringan media terbesar di Singapura. Seri pertandingan aral rintang di Pulau Bintan ini adalah seri ketiga setelah dua seri sebelumnya sukses diadakan di Singapura.

Dipilihnya Pulau Bintan dengan  Bintan Resor sebagai tempat diselenggarakannya perhelatan olahraga aral rintang ini adalah karena Bintan merupakan pulau eksotis terbesar di Kepulauan Riau dengan hamparan kurang lebih 3.000 pulau besar dan kecil sehingga memiliki daya tarik dari sisi keindahan kepulauan maritim. Sedangkan Bintan Resor itu sendiri adalah destinasi wisata pantai pasir putih di utara pulau seluas kurang lebih 23.000 hektar dengan pemandangan (view) menghadap ke laut cina selatan.

Letak geografis pulau dengan sejarah atau riwayat yang menarik dapat menjadi tempat ideal untuk surfing, bertualang serta ekowisata bagi pelajar dan keluarga. Disamping itu, sudah menjadi program Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar RI) untuk mengukuhkan posisi Bintan sebagai destinasi wisata olahraga (sport tourism) kelas dunia di Indonesia.

" Dengan banyaknya pergelaran acara atau event di Pulau Bintan maka akan ikut mendorong pariwisata 'Great Batam/Bintan' yang tahun 2016 memiliki target 2,6 juta kunjungan wisman (wisatawan mancanegara)," terang Sekretaris Kemenpar RI, Drs.Ukus Kuswara,MM. dalam jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kemenpar RI, kamis (13/10/2016).

Turut hadir dalam jumpa pers tersebut antara lain Bupati Kabupaten Bintan Apri Sujadi, General Manager PT.Bintan Resort Cakrawala Group Abdul Wahab, Head/VP of Business & Operations Mediacorp Publishing Pte.Ltd Lesley Ngai Ma Yin, Marketing Director Spartan Race Michael Goodwin, Owner of Firefly Connections Lyndon Yeo, dan CEO PT.Stareast Sejahtera Group Edwin Witarsa.

Target pariwisata Great Batam/Bintan merupakan salah satu rangkaian dari program pariwisata nasional setelah Great Bali dan Great Jakarta dimana ketiganya harus memenuhi target 12 juta kunjungan wisman. Dengan estimasi kunjungan sebanyak 2,6 juta wisman dari pintu masuk Great Batam/Bintan melalui acara 'Bintan Reebok Spartan' maka diharapkan target kunjungan wisman secara nasional bisa terpenuhi sampai akhir tahun ini.



" Sudah beberapa kali Pulau Bintan terpilih sebagai lokasi penyelenggaraan sport tourism skala internasional yang sangat membantu peningkatan kunjungan wisman. Indonesia mendapatkan tiga direct impact besar dengan diadakannya acara ini yakni peningkatan kunjungan wisman, perolehan devisa negara dari sektor pariwisata dan penjualan kerajinan tangan, serta media value yang tinggi," lanjut Ukus Kuswara.

" Mediacorp sebagai event organizer merupakan perusahaan jaringan media terbesar di Singapura berskala internasional, sehingga menjadi salah satu nilai penting bagi event ini untuk mendapatkan direct impact berupa media value yang tinggi tersebut," tambahnya lagi.

Spartan itu sendiri adalah sebuah olahraga yang berkembang pesat di dunia saat ini karena memadukan pertandingan aral rintang dengan life style. Pemenang dari setiap seri kejuaraan Spartan di setiap negara nantinya akan bersaing untuk mendapatkan point menuju Spartan World Championship (Kejuaraan Dunia Spartan).

Dimulai dengan balap lari layaknya marathon, melintasi alam perbukitan maupun ladang atau perkebunan sampai hutan, melewati rintangan-rintangan penuh tantangan seperti rock climbing, panjat tali, merangkak diatas lumpur seperti latihan seorang tentara, serta banyak lagi rintangan yang sangat menantang sekaligus memacu adrenalin pesertanya merupakan bagian-bagian yang harus dilewati setiap peserta Spartan. Mengandaikan diri seperti layaknya para prajurit Sparta pemberani pantang mundur maka begitulah daya tarik olahraga Spartan.

Indonesia khususnya Kemenpar RI menangkap sinyal dan kesempatan ini sebagai salah satu usaha untuk menambah pundi-pundi devisa melalui kunjungan wisatawan khususnya wisatawan mancanegara (wisman).

Sebuah langkah cerdas bagi indonesia melalui Kemenpar RI mengingat olahraga merupakan salah satu komoditas yang menyedot banyak pengunjung. Selain itu, olahraga juga seringkali dapat menjadi alat pemersatu suatu bangsa dengan bangsa lainnya.

Keuntungan lain dari penyelenggaraan event olahraga ini diyakini berimbas pada perputaran uang di masyarakat akibat penjualan kerajinan tangan atau souvenir khas Pulau Bintan, Indonesia. Semoga event ini dapat turut memberikan sumbangan perputaran roda ekonomi kreatif berupa pendapatan tambahan bagi masyarakat lokal disekitar lokasi pertandingan melalui penjualan pernik/souvenir/kerajinan tangan lokal kepada wisatawan yang berkunjung maupun atlet yang mengikuti kejuaraan.

Jurnalis : Miechell Koagouw / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Miechell Koagouw
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: