SENIN, 10 OKTOBER 2016

SAMPANG --- Luapan sungai Kali Kemuning yang menyebabkan terjadinya banjir di Kota Sampang, Madura, Jawa Timur, diprediksi akan surut pada sore hari. Hal itu berdasarkan prediksi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, namun apabila tidak kembali terjadi hujan di wilayah utara, karena ketika dalam sehari ini kembali terjadi hujan, maka kemungkinan besar banjir yang melanda daerah ini tidak akan surut.


Banjir yang terjadi sejak pagi tersebut akan mencapai puncak di siang hari, sehingga kemungkinan besar jika tidak terjadi hujan kembali. Maka banjir yang melanda jalanan maupun rumah hampir sama dengan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, itupun juga sama banjir kiriman dari wilayah utara daerah yang dikenal dengan kota bahari tersebut.

“Jadi kemungkinan puncak banjir yang terjadi kali ini puncaknya pada siang hari, sehingga apabila tidak kembali terjadi hujan di wilayah utara, makan sore hari banjir tersebut akan surut,” kata Wisnu Hartono, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Senin (10/10/2016).

Disebutkan, bahwa banjir yang terjadi kali ini tidak jauh beda dengan banjir sebelumnya yang telah merendam kota ini, karena merupakan banjir kiriman akibat tingginya intensitas hujan di wilayah utara yang hingga menyebabkan air meluap dari sungai.  Maka apabila tidak lagi ditambah adanya hujan di daerah tersebut, kemungkinan besar sore hingga malam nanti banjir yang melanda sejumlah di daerah kota ini akan surut.


“Apabila tidak ada kiriman lagi dari wilayah utara nanti malam kemungkinan sudah akan surut, tetapi kalau nanti air laut sedang pasang dan wilayah utara kembali hujan, maka banjir tidak akan surut,” jeasnya.

Sampai saat ini ketinggian banjir yang melanda kota ini mencapai 50 centi meter, itupun terjadi dibeberapa daerah, seperti Desa Panggung, Tanggumong, Kemuning, Pasean, Gunung Maddah dan Kelurahan Dalpenang, Rongtengah serta Gunung Sekar.

“Kita akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi banjir yang terjadi kali ini, semoga saja banjir ini segera surut dan tidak meluas,” terangnya. 

Jurnalis : M. Fahrul / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : M. Fahrul

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: