KAMIS, 6 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan BPJS ketenagakerjaan, OJK, dan Konserium Asuransi Tenaga Kerja Indonesia, membahas Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Indonesia di Luar Negeri (RUU PPILN).


Dalam rapat tersebut, Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Agus Sutanto menyampaikan, berdasarkan UU Nomor 39 Tahun 2004 Tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri yakni penempatan dan perlindungan calon TKI dan TKI harus berasaskan keterpaduan, persamaan hak, demokrasi, keadilan sosial, kesetaraan dan keadilan gender, anti diskriminasi, serta anti perdagangan manusia.

Namun, Agus mengakui, hingga saat ini BPJS Ketenagakerjaan belum melakukan dan belum memberikan jaminan sosial kepada TKI.

"Jaminan asuransi TKI gagal, karena selama ini berdasarkan pada aturan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi di tahun 2010,"ungkap Agus saat RDP dengan Komisi IX DPR, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Dikatakan, reformasi jaminan sosial oleh TKI, dalam 4 program yakni jaminan kecelakaan kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun juga belum terwujud.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati menegaskan bahwa untuk asuransi bagi pekerja TKI  itu semestinya memberikan perlindungan dan  harus sama seperti melindungi warga kita dalam negeri sendiri.

"Menurut hemat saya, Para TKI wajib dilindungi, karna mereka adalah warga negara Indonesia yang patut dilindungi," tegas Okky

Bahkan, ia mempertanyakan pemerintah jika para pekerja TKI tersebut, ketika nanti terjadi hal-hal yang tak diinginkan dalam perlindungan pekerja terkait asuransi, siapa yang bertanggung jawab terhadap asuransi pekerja TKI kita di luar negri, apakah cukup dengan BPJS Ketenagakerjaan saja, atau mungkin kerjasama dengan Konserium.

Untuk itu, menurut okky, perlu ada pembaruan regulasi dimana penerbitan regulasi jaminan sosial bagi TKI.

"Ya, mesti ada regulasi dalam skema baru jaminan sosial untuk para TKI kita,"tutupnya.
[Adista Pattisahusiwa]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: