SENIN, 3 OKTOBER 2016

JAKARTA---Secara nasional, Indonesia tercatat mengalami Inflasi sebesar 0,22 % pada bulan September 2016, sedangkan menurut Inflasi tahun kalender tercatat sebesar 1,97 %, jika dibandingkan dengan Inflasi dari tahun ke tahun atau secara Year on Year (YoY) antara bulan September 2016 dengan bulan September 2015 tercatat sebesar 3,07 %.


Suhariyanto (kiri) Kepala Pusat BPS dan Sasmito Hadi Wibowo (kanan) Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS Pusat.
Demikian data resmi yang berhasil dihimpun Cendana News langsung dari Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat, Jalan Dr. Soetomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin pagi (3/10/2016). BPS Pusat maupun BPS Daerah saat ini sedang menggelar konferensi pers secara rutin setiap tanggal 1 pada awal bulan terkait dengan perkembangan Inflasi atau Deflasi di Indonesia.

Ada yang istimewa dalam acara jumpa pers kali ini, karena baru pertama kalinya dipimpin oleh Suhariyanto, Kepala BPS Pusat yang baru dilantik pada pertengahan bulan September 2016 yang lalu. Sedangkan Drs. Suryamin, Kepala BPS yang lama telah memasuki masa pensiun. Dalam acara  jumpa pers kali ini Suhariyanto juga didampingi oleh Sasmito Hadi Wibowo, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pusat.

Sementara itu, menurut BPS Pusat dari total sebanyak 82 kota dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Indonesia, sepanjang bulan September 2016, tercatat ada sekitar 24 kota IHK yang mengalami Deflasi, sedangkan 58 kota IHK lainnya tercatat mengalami Inflasi.

Inflasi tertinggi tercatat terjadi di Sibolga yaitu sebesar 1,85 %, sedangkan Inflasi terendah terjadi di Banyuwangi dan Purwokerto tercatat sebesar 0,02 %. Sementara itu Deflasi tertinggi terjadi di Pontianak yaitu tercatat sebesar -1,06 %. (Eko Sulestyono)
Bagikan:

Sari Puspita Ayu

Berikan Komentar: