RABU, 19 OKTOBER 2016

LAMPUNG --- Kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-97 oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0421/LS di Desa Karanganyar Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan akhirnya resmi ditutup. Penutupan kegiatan TNI membangun desa dengan melibatkan pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tersebut sudah dilakukan di Kecamatan Jati Agung sejak sebulan sebelumnya dengan berbagai kegiatan diantaranya pembangunan fisik dan non fisik. Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Dansputerad) Mayjen TNI Purwadi Mukhson yang bertindak sebagai inspektur upacara penutupan TMMD ke-97 Kodim 0421/LS tersebut mengaku sangat bangga dengan kegiatan rutin TNI yang didukung oleh berbagai instansi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat terutama di wilayah yang masih membutuhkan infrastruktur memadai diantaranya jalan, jembatan dan fasilitas kesehatan.


Mayjen TNI Purwadi Mukhson yang membacakan amanat KASAD diantaranya mengungkapkan salah satu kegiatan pembangunan non fisik yang telah dilakukan selama kegiatan TMMD ke-97 diantaranya sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya paham Radikalisme, Komunisme dan Terorisme (RKT). Selain itu penyuluhan terkait bahaya narkoba menjadi salah satu materi kegiatan TMMD sehingga dengan adanya penyuluhan tersebut akan semakin menekan peredaran, penyalahgunaan narkotika dan obat obatan berbahaya (narkoba) hingga ke pelosok desa.

"Melalui kegiatan TMMD ini mari kita perangi narkoba karena sudah merambah ke desa desa dan dengan adanya pemahaman bahaya, dampak dan sanksi hukum yang mengancam generasi penerus bangsa maka narkoba harus diperangi dan menjadi bahaya bagi bangsa yang menjadi tugas bersama masyarakat tak terkecuali TNI,"ungkap Danpusterad, Mayjen TNI Purwadi Mukhson saat membacakan amanat tertulis KASAD dalam upacar penutupan TMMD ke-97 di lapangan Karang Anyar Kecamatan Jati Agung, Rabu (19/10/2016).


Mayjen TNI Purwadi Mukhson juga tak lupa memberikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dengan TNI dalam membangun desa diantaranya Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, SNV (Stiching Nederlandsche Vriwiliger) yang ikut andil dalam penyediaan sanitasi berbasis masyarakat diantaranya dengan penyediaan dan pembangunan jamban bagi masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan TMMD. Selain itu dalam upaya menjaga keamanan di wilayah desa setempat beberapa pos sistem keamanan lingkungan (Siskamling) juga mendapat perehaban termasuk sarana dan fasilitas ibadah mushola.

Ditempat yang sama, terkait kegiatan TMMD ke-97 yang resmi ditutup tersebut menurut Komandan Kodim 0421/LS Letkol.Arm.Untoro Hariyanto telah berhasil melakukan pembangunan fisik dan non fisik. Khusus untuk pembangunan fisik memenuhi harapan masyarakat yang bertahun tahun mendambakan adanya infrastruktur jembatan maka Kodim 0421/LS telah berhasil menyelesaikan jembatan penghubung permanen antara Desa Karang Anyar dan Desa Fajar Baru Kecamatan Jati Agung. Letkol.Arm.Untoro Hariyanto menungkapkan jembatan tersebut dibangun dengan spesifikasi bangunan beton permanen dengan bentangan sekitar 30 meter sementara lebar jembatan sekitar 6 meter.


"Kita berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu selesainya kegiatan TMMD ini termasuk pembangunan jembatan yang merupakan bukti upaya TNI dalam merealisasikan harapan masyarakat yang selama ini terisolir dan dengan adanya jembatan maka aktifitas distribusi lebih lancar,"ungkap Dandim 0421/LS Letkol.Arm.Untoro Hariyanto.

Letkol.Arm.Untoro Hariyanto mengungkapkan sesuai dengan tema TMMD ke-97, Dengan semangat kemanunggalan serta kerjasama lintas komponen bangsa kita tingkatkan percepatan pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat tersebut salah satunya tertuang dalam bentuk pembangunan fisik dan non fisik yang hasilnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat diantaranya adanya poskamling yang baru direhab, mushola yang direhab, jembatan serta penyuluhan penyuluhan hukum tentang bahaya narkoba dan paham RKT.



Ia juga berterimakasih kepada berbagai pihak yang telah mengikuti penutupan TMMD ke-97 tersebut diantaranya seluruh personil Kodim 0421/LS, personil Yonif 143/TWEJ, Polres Lampung Selatan, FKKPI, Senkom Polres, Mitra Kodim, Perbakin Merpati Shooting Club, Laskar Merah Putih, Paku Banten, Pemuda Pancasila, serta berbagai pihak lain yang memeriahkan penutupan TMMD ke-97 di Lapangan Desa Karanganyar Kecamatan Jati Agung.

Seusai upacara penutupan TMMD ke-97 tersebut Danpusterad, Mayjen TNI Purwadi Mukhson yang juga didampingi Danrem 043/Gatam Kol.Lav.Supriyatna, SIP, Dandim 0421/LS Letkol.Arm.Untoro Hariyanto juga meninjau kegiatan pengobatan gratis yang digelar oleh Poskesdim 0421/LS, meninjau hasil TMMD diantaranya pembuatan jembatan, jamban dan Poskamling. Masyarakat dan anggota TNI yang mengikuti penutupan TMMD ke-97 tersebut juga dihibur dengan penampilan kesenian tradisional Reog Ponorogo dari kecamatan Jati Agung yang sempat tampil dalam festival kesenian tingkat nasional.

Jurnalis : Henk Widi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Henk Widi
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: