SENIN, 10 OKTOBER 2016

BANDUNG --- Upacara pembukaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV/2016 Jawa Barat yang akan digelar di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu (15/10/2016) rencananya akan dimajukan menjadi sore hari atau pukul 16.00 Wib. Hal ini dilakukan setelah melakukan berbagai pertimbangan dari bidang upacara PB PON dan Peparnas 2016.


Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar mengatakan, PB PON dan Peparnas 2016 Jabar sendiri telah menyiapkan skenario upacara pembukaan Peparnas yang menampilkan sesuatu yang berbeda dengan pembukaan dan penutupan PON sebelumnya.

 "Upacara pembukaan dimajukan karena untuk memudahkan pelayanan optimalisasi kegiatan bagi para atlet. Awalnya memang kita  akan menggelar Sabtu malam," katanya.

Selain itu, Dedi juga mengatakan, jika tetap digelar pada malam hari, akan bentrok dengan kegiatan hajatan yang digelar di sekitar venue pembukaan. Hal ini juga yang menjadi pertimbangan pihaknya untuk memajukan kegiatan.

"Di hari yang sama malamnya ada empat titik hajatan pernikahan di sekitar Stadion Siliwangi, nggak bisa dibayangkan sulitnya akses jalan di sana. Makanya biar lebih efektif kita majukan jadi malam," katanya.

Sementara itu Manajer Kreatif Bidang Upacara PB PON dan Peparnas 2016 Jabar, Satria Januar Akbar menyatakan tim kreatif telah menyiapkan seting perhelatan pada siang hari yang dipastikan akan berbeda dengan malam hari. 

"Bila digelar pada malam hari bisa terbantu oleh permainan cahaya, sedangkan untuk siang hari kami akan memaksimalkan kostum warna," kata Satria.

Tak hanya itu, pihaknya juga telah menyiapkan sebanyak 800 penari untuk mendukung upacara pembukaan Peparnas 2016. Beberap penari tersebut diambil dari beberapa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bandung dan komunitas penyandang disabilitas.

 "Nanti akan ada kolaborasi antara para penari dari SMK dengan komunitas dari penyandang disabilitas, kita akan mengemas dalam sebuah harmoni yang memunculkan semangat Peparnas 2016," katanya.

Pada pagelaran itu, panitia akan menyiapkan kejutan untuk membangkitkan semangat persatuan dan kesatuan, serta spirit untuk mencetak prestasi pada Peparnas 2016. Ada pula pertunjukan kolosal seperti halnya saat upacara pembukaan dan penutupan PON 2016.

Sementara itu, Ketua National Paralympic Nasional Indonesia (NPCI) Jawa Barat, Ukun Rukaendi memastikan seluruh atlet dan kontingen Peparnas XV akan hadir pada acara pembukaan.

"Dipastikan seluruh atlet dari daerah hadir karena pembukaan digelar pada siang hari, berbeda bila malam hari  mungkin kontingen  lebih memilih untuk persiapan pertandingan keesokan harinya," kata Ukun.
[Rianto Nudiansyah]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: