JUMAT, 14 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN --- Sejak program pelayanan pendaftaran BPJS Kesehatan diluncurkan pada satu bulan lalu di kantor kelurahan kawasan Balikpapan Timur ataupun dropbox, antusias masyarakat untuk mendaftar menjadi peserta BPJS kesehatan cukup tinggi. Itu terbukti dalam satu pekan, yang data yang masuk ada 100 Kepala Keluarga (KK).


Kepala Unit Hukum, Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Balikpapan, Sari Wahyu mengungkapkan, pelayanan pendaftaran BPJS Kesehatan di Balikpapan itu untuk daerah yang sulit menjangkau, sehingga untuk mempermudah masyarakat ada 9 kelurahan yang dibuka khususnya di Kecamatan Balikpapan Timur.

"Mereka kalau ke kantor BPJS kesehatan harus dua kali angkot dan jauh, maka kami berupaya untuk menjemput bola. Di kelurahan nanti ada PIC nya yang menerangkan persyaratannya apa saja," jelasnya saat ditemui dikantornya, Kamis (14/10/2016).

Pemerintah Pusat menargetkan pada 1 Januari 2019 mendatang, seluruh penduduk ikut dalam program JKN atau universal coverage

"Kita coba maping penduduk Balikpapan. Berapa yang sudah  tercakup dan yang belum," tandasnya.


Sari menyebutkan sejak 2014, Jamkesda sudah tidak ada lagi namun saat ini ada perserta PBI (penerima bantuan iuran)  yang dibayarkan iuran oleh APBD. 

"Kita juga tahu pemerintah punya batasan kemampuan sehingga berapa lapis yang belum. Sisanya masyarakat umum sekarang ini 22 persen," sambungnya.

Pihaknya optimis, sisa mereka yang belum daftar akan tercapai. Karena kesadaran mendaftarnya besar. Coveragenya menurutnya tidak harus menunggu 2019.
[Ferry Cahyanti]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: