SABTU, 1 OKTOBER 2016

BANDUNG --- Bisnis penyedia makanan dan minuman yang dijajakan dalam sebuah mobil kini memang sedang menjamur di Kota Bandung. Usaha ini biasanya digerakan oleh anak muda. Kendati demikian boleh dibilang hanya segelintir saja yang menjajakan kuliner khas nusantara. 


Salah satunya Bagindo Panda yang digagas Mochamad Fauzan Reza Nashuha (27). Reza merasa perlu mengembangkan usaha ibunya yang memang sempat mendirikan Rumah Makan Padang namun kini sudah tidak beroperasi. Karena itu menu makanan yang ia tawarkan pun selayaknya di Rumah Makan Padang. Sebut saja rendang daging, nasi goreng rendang, Sate Padang tanpa tusuk dan dendeng balado. Hanya saja beberapa varian makanan ia padukan dengan rasa khas Sunda.

"Mungkin mama saya kurang bisa menyusun rencana usaha. Setelah saya berhenti bekerja, saya banyak belajar tentang usaha dan sering mengikuti pelatihan wirausaha," ujar Reza di Jalan Lombok, Kota Bandung, Sabtu (1/10/2016).

Memang berbeda dengan pengusaha muda lainnya yang menawarkan makanan bercita rasa internasional dalam mobilnya. Menurut Reza, makanan Indonesia pun tak kalah lezat. 

"Saya sudah banyak mencoba makan aneka makanan di dunia dan belum ada yang mengalahkan makanan Indonesia. Bahkan setiap pergi keluar negeri saya selalu bekal sambal, kentang mustofa dan rendang," ucapnya.

Bagindo Panda sendiri punya arti khusus. Dimana Bagindo diambil dari nama sang Kakek yang memang ia jadikan panutan dalam berbisnis juga dalam kehidupan sehari-hari. Sementara Panda diambil dari singkatan Padang dan Sunda.

"Karena kedua orang tua saya orang Padang dan saya lahir dan besar di Bandung. Dan memiliki menu Padang dan Sunda dan juga kombinasi masakan Padang dan Sunda," paparnya.

Sebelum menggeluti bisnis ini, Reza pernah bekerja di tiga perusahaan. Pertama sebagai executive financial consultant di perusahaan futures finance di Bandung, kedua IT Staf di perusahaan pertambangan di Jakarta. Ia juga pernah bekerja sebagai Data Analyst di perusahaan gas di Jakarta.


Namun Reza punya alasan lain hingga ia rela melepaskan pekerjaannya itu. Pria yang mengaku sejak lulus SMA sudah bercita-cita sebagai pengusaha ini ingin menciptakan lapangan pekerjaan guna membantu masyarakat yang menganggur.

"Alasan utama menjadi wiraswasta adalah saya ingin punya banyak waktu dengan keluarga dan menikmati waktu hidup yang hanya sebentar. Buat saya waktu lebih berharga daripada uang," ujar lulusan S1 Teknik Informatika Universitas Parahyangan ini.

Ke depan Reza ingin membuka restoran agar bisa menampung lebih banyak tenaga kerja. Disampaikan ada kebahagiaan sendiri bila bisa menggaji pegawai daripada hanya ia pribadi yang mendapat gaji dari perusahaan milik orang lain.

"Saya ingin Bagindo Panda mempunyai restaurant cabang tersebar di seluruh dunia. Membuka lowongan kerja sebanyak mungkin untuk rakyat Indonesia," harapnya.

Pada hari-hari biasa Bagindo Panda biasa mangkal di Parkiran Stadion Siliwangi, Jalan Lombok, Kota Bandung dari jam 10.00 WIB sampai jam 22.00 WIB. Dengan merogoh kocek Rp 5000 hingga 30.000 anda sudah bisa merasakan nikmatnya makanan Padang perpaduan Sunda ala Bagindo Panda.
(Rianto Nudiansyah)
Bagikan:

Andhitya Maulana

Berikan Komentar: