RABU, 19 OKTOBER 2016

MATARAM --- Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Nusa Tenggara Barat (NTB), Ahsanul Khalik mengatakan, mulai 2017 Disdkcapil berencana tidak lagi menampung serta menempatkan anak terlantar di pantai asuhan, melainkan di sejumlah pondok pesantren (Ponpes) yang ada di NTB


"Kita ingin anak -  anak terlantar tidak saja sekedar ditampung, tapi juga bisa didik dan diberdayakan, melalui lembaga pendidikan seperti Ponpes, dengan begitu harapannya setelah dari Ponpes mereka bisa mandiri dan terdidik" kata Khalik di Mataram, Rabu (19/10/2016)

Ia mengatakan di Ponpes, selain mendapatkan pendidikan dan pengetahuan umum, juga mendapatkan pendidikan keagamaan serta keterampilan dan banyak Ponpes yang akan siap menampung, tinggal membicarakan bagaimana model kerjasamanya

Daripada ditampung di pantai asuhan, hasilnya kurang maksimal dalam mengatasi persoalan tersebut. Khalik menilai, penampungan anak terlantar di pantai asuhan selama ini dinilai tidak maksimal dan kurang memberikan dampak cukup menggembirakan

"Disosdukcapil hadir sebagai solusi, menyelesaikan masalah, bukan malah menimbulkan masalah baru"

Namun dirinya baru bisa akan memulai program tersebut pada 2017, karena sekarang ini masih terfokus pada penanganan soal bencana, apalagi jelang musim hujan

Jurnalis : Turmuzi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Turmuzi
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: