SELASA, 4 OKTOBER 2016

BALIKPAPAN --- Anggaran Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dalam APBD-P 2016 mengalami pemangkasan sebesar Rp22 miliar, dimana sebelumnya anggaran yang ada sebesar Rp106 miliar menjadi Rp83 miliar. Meski ada pemangkasan DKK Balikpapan pastikan tidak akan mengganggu pelayanan kesehatan di 'kota minyak' tersebut.


Kepala DKK, Balerina JPP menyebutkan, pemangkasan anggaran ini dapat dimaklumi karena kondisi keuangan daerah mengalami defisit. "

Pemangkasan tidak hanya pada kesehatan, SKPD lainnya juga dipangkas. Walau dipangkas tidak akan mengganggu pelayanan kesehatan," ungkapnya saat ditemui di Balikpapan, Selasa (5/10/2016).

Ia menjelaskan, dengan adanya pemangkasan tersebut ada beberapa kegiatan yang ditunda ditahun 2017, seperti pengadaan alat kesehatan, kegiatan fisik dan lainnya. 

"Kalau pengadaan obat-obatan masih sama diupayakan. Pelayanan kesehatan lainnya dalam pencegahan penyakit tetap diutamakan," beber Balerina.

Meski ada pemangkasan anggaran sebesar Rp22 miliar, Balerina menegaskan pelayanan kesehatan tetap berjalan. Bahkan kegiatan sertifikasi Puskesmas di Balikpapan ditargetkan tetap berjalan.

Sementara itu, hingga kini Tim Anggaran DPRD dan Pemerintah Kota Balikpapan tengah membahas APBD Perubahan 2016, dan menghitung potensi sumber pendapatan untuk menutupi defisit anggaran di tahun 2016.
[Ferry Cahyanti]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: