SELASA, 11 OKTOBER 2016

MATARAM ---  Untuk menujang kebutuhan pengairan pertanian dan terus meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian di Nusa Tenggara Barat (NTB) terutama di daerah kawasan lahan kering atau tadah hujan, berbagai inovasi dilakukan


Selain membangunkan sumur bor, pemerintah daerah NTB juga membangun empat bendungan besar, yaitu bendungan Rababaka, bendungan Tanju Mila, Kabupaten Bima, bendungan Bintang Bano, Kabupaten Sumbawa dan bendungan Mujur, Kabupaten Lombok Tengah

"Pembangunan keempat bendungan saat ini masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan bisa rampung pada 2018“ kata Asisten dua Pemda NTB, Lalu Gita Ariadi di Mataram, Selasa (11/10/2016)

Ia berharap, dengan beroprasinya keempat bendungan baru tersebut akan bisa menopang kebutuhan petani akan pengairan di empat kawasan tersebut dalam upaya meningkatkan swasembada pangan nasional

Mengingat salah satu penyebab terjadinya kekeringan dan seringnya terjadi gagal panen di sebagian wilayah NTB terutama daerah bagian selatan yang selama ini menjadi langganan kekeringan, karena belum banyaknya tersedianya bendungan penampung air hujan yang memadai

"Sehingga diharapkan, beroprasinya keempat bendungan besar tersebut nantinya bisa menjawab hal tersebut dan akan semakin mengukuhkan NTB sebagai lumbung padi nasional,” harapnya.

Jurnalis ; Turmuzi / Editor ; Rayvan Lesilolo / Foto : Turmuzi
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: