SELASA, 4 OKTOBER 2016

KENDARI---Bupati Kabupaten Konawe, Kery Saiful Konggoasa, menggelar aksi damai bersama ribuan warga Sulawesi Tenggara (Sultra) di Gedung DPRD Sultra dan Pengadilan Tinggi Negeri Sultra. Aksi damai yang mengusung tema “Save Nur Alam” ini merupakan dukungan terhadap Gubernur Sultra, yang sedang menjalani sidang pra peradilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. 

Kery Saiful Konggoasa saat orasi
Dalam orasinya, Kery menyampaikan Nur Alam adalah sosok pemimpin yang selama ini menghargai rakyatnya dan memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan di Sultra. Kery menyatakan DPRD Sultra sudah seharusnya mengawal dan memberikan dukungan moril kepada Nur Alam dan mendampinginya hingga di Jakarta.

“Nur Alam adalah sosok pemimpin yang selama ini telah melakukan banyak pembangunan demi kepentingan rakyatnya, dan DPRD Sultra mesti mendukung beliau bahkan sampai di Jakarta, ” ungkapnya dengan nada kelelahan. 

Kery juga menyampaikan bahwa Nur Alam adalah pemimpin yang sangat taat terhadap hukum, bahkan hingga saat ini Gubernur Sultra sangat ingin menerapkan hukum secara adil di bumi Anoa. “Tidak mungkin beliau melakukan korupsi seperti yang dituduhkan Komis Pemberantasan Korupsi, ” lanjutnya. 

Ribuan massa peserta aksi
Mantan Ketua DPRD Konawe ini juga menambahkan, Nur Alam sedang dizalimi oleh oknum-oknum tertentu. Tapi sayang, dalam orasinya yang berlangsung sekitar 20 menit tersebut tidak disebutkan siapa oknum yang menzalimi Gubenur Sultra dua periode ini. 

Sementara Ketua DPRD Sultra Abdul Rahman Saleh menerima masa aksi dan ikut memberikan orasi dan tanggapan dewan terhadap kasus yang melanda Gubernur Sultra. Menurutnya, Nur Alam telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin dan  melakukan pembangunan di seluruh penjuru Sultra.

“DPRD menerima semua rakyat Sultra dengan hormat dan mendukung keputusan hukum sesuai dengan mekanisme,” jelasnya di hadapan ribuan masyarakat yang tergabung dalam aksi. 

Ia melanjutkan bahwa DPRD Sultra dalam masalah ini, mendukung asas praduga tak bersalah. Aksi yang ditujukan untuk mendukung sidang pra peradilan Nur Alam yang berlangsung di Jakarta Selatan ini, dihadiri pula oleh calon Walikota Kendari Abdul Rasak. 

Ribuan massa melakukan aksi dengan damai
Pantauan Cendana News, setelah massa tiba di Pengadilan Tinggi Negeri Sultra, mereka melakukan komunikasi dengan Gatot Suharnati, Ketua Pengadilan Tinggi Negeri. Setelah melakukan komunikasi hingga aspirasi masyarakat melalui Kery dan Rasak diterima, Gatot Suharnati pun merespon aspirasi tersebut dengan melakukan pengiriman poin-poin aspirasi, melalui scan data dari berkas yang dibawa oleh Kery cs dan langsung dikirim ke Pengadilan Negeri Jaksel, Mahkamah Agung (MA) dan Sekretaris Badan Pengawasan MA Jakarta. 

Setelah itu, Gatot Suharnati memberikan pernyataan dihadapan massa aksi bahwa semua masyarakat Sultra pantas turut prihatin sebab pemimpin daerahnya sedang menghadapi masalah hukum. Ia juga mengapresiasi aksi yang dihadiri oleh ribuan massa tetapi tetap bisa berjalan dengan damai dan santun. “Semua aspirasi masyarakat terkait dukungan terhadap Nur Alam sudah kami kirim ke Pengadilan Tinggi Jaksel  tepat pukul 12.30 WITA dan telah diterima, ” pungkasnya. (Rahmat Rullah)
Bagikan:

Sari Puspita Ayu

Berikan Komentar: