SELASA, 18 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Emilia Contessa yang selama ini dikenal sebagai artis dan penyanyi Ibukota yang juga sekaligus sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tersebut saat ini sedang menjalani proses pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus perkara korupsi pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


KPK hari ini dijadwalkan mengagendakan pemeriksaan terhadap beberapa saksi-saksi yang diduga berkaitan atau minimal mengetahui kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Alkes di Kemenkes dengan tersangka Siti Fadilla Supari, mantan Menteri Kesehatan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid 1 pada masa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Beberapa saksi yang dipanggil KPK  terkait dengan dugaan korupsi Alakes di Kemenkes tersebut antara lain adalah Andreas Hugo Pareira, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Emilia Contessa, Anggota DPD RI. Namun hingga berita ini ditulis, hanya Emilia Contessa saja yang tampak terlihat sudah datang ke Gedung KPK Jakarta, sedangkan Andreas Hugo Pareira belum terlihat datang.


"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Andreas Hugo Pareira dari Partai PDIP dan Emilia Contessa, sebagai saksi terkait kasus perkara dugaan korupsi proyek pengadaan Alkes di Kemenkes RI sejak tahun 2005, sebenarnya KPK telah menetapkan Siti Fadila Supari, mantan Menteri Kesehatan RI" demikian penjelasan PLH Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak di Gedung KPK Jakarta, Selasa siang (18/20/2016).

Yuyuk Andriati Iskak mengatakan" KPK sebenarnya telah menetapkan Siti Fadila Supari sebagai tersangka sejak tahun 2014 yang lalu, namun hingga saat ini yang bersangkutan masih belum ditahan, namun belakangan diketahui ternyata pihak pengacara sekaligus kuasa hukum Siti Fadila Supari telah mengajukan persidangan gugatan untuk melawan keputusan KPK secara resmi ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan" kata Yuyuk Andriati Iskak, PLH Kabiro Humas KPK, Selasa (18/10/2016).

Jurnalis : Eko Sulestyono / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Eko Sulestyono

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: