SENIN 31 OKTOBER 2016 

JAKARTA---Suasana haru dan isak tangis tampak terlihat mewarnai pertemuan antara empat Anak Buah Kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya sempat disandera oleh kelompok perompak bersenjata di Somalia, Benua  Afrika. Mereka saling berpelukan antara satu sama lainnya pada saat berjumpa dengan sejumlah perwakilan anggota keluarga mereka masing-masing.

Pertemuan mengharukan antar ABK di Gedung Pancasila setelah dibebaskan dari perompak Somalia.




Pertemuan yang penuh haru dan sangat bersejarah antara 4 korban pemyanderaan yang berhasil dibebaskan dari kelompok perompak bersenjata di Somalia dengan para anggota keluarga tersebut dilaksanakan di Gedung Pancasila, kompleks Kantor Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) di Pejambon, Jakarta Pusat, Senin siang (31/10/2016) pada sekitar pukul 13:00 WIB yang sebelumnya telah difasilitasi secara langsung oleh pihak Kemenlu Republik Indonesia.

Total ABK WNI yang disandera oleh kelompok perompak bersenjata dari Somalia sebenarnya ada 5 orang orang , namun salah satu sandera ABK WNI bernama Nasirin yang belakangan diketahui berasal dari Cirebon, Jawa Barat, telah dinyatakan meninggal dunia pada 2014 karena menderita sakit. Kemenlu Republik Indonesia memastikan bahwa Nasirin telah dimakamkan sesuai dengan syariat Islam di Negara Somalia, Benua Afrika.












Jurnalis : Eko Sulesyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono
Bagikan:

Irvan Sjafari

Berikan Komentar: