MINGGU, 2 OKTOBER 2016

PONOROGO --- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dalam meramaikan Perayaan Grebeg Suro tahun 2016 dimeriahkan dengan Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXIII. Sebanyak 39 grup dipastikan bersaing menampilkan kesenian reog dengan apik.


Ke-39 grup tersebut terdiri dari 16 grup lokal Ponorogo dan 23 grup luar daerah. Bahkan ada grup dari Korea bernama Singo Mudho. Acara tersebut digelar selama empat hari, tanggal 26 hingga 30 September 2016.

Salah satu peserta reog asal Jakarta, Nyoman Semedi menjelaskan, grupnya berangkat sejak 27 September lalu, meski tampil pada 30 September 2016.

"Kami bawa rombongan sebanyak 53 anggota yang terdiri dari 10 warok, 12 jatil, 4 pemborong, 2 warok tua, 12 pemusik, 10 Wiro suara dan 3 anggota," jelasnya kepada Cendana News, Minggu (2/10/2016).

Pria asal Jakarta ini mengungkapkan kecintaannya terhadap kesenian reog. Bahkan grupnya pernah menjadi juara umum saat festival nasional tahun-tahun sebelumnya.

"Meski kami datang jauh-jauh tapi kami tetap bersemangat mengikuti festival ini," ujarnya.


Pengumuman sekaligus penutupan FNRP dilakukan tengah malam tadi dengan hasil juara pertama dari SMAN 1 Ponorogo dengan grup Gajah Manggolo, juara kedua dari Universitas Brawijaya (UB) Malang dengan grup Reog UB, dan juara ketiga dari SMKN 2 Wonogiri dengan grup Singo Manggolo Muda.

Meski grup reognya harus puas dengan juara keenam, Nyoman mengaku puas dan bangga. "Tahun ini yang mendapat juara dari Ponorogo, biasanya luar daerah," pungkasnya. 
[Charolin Pebrianti]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: