SABTU, 8 OKTOBER 2016

BERITA FOTO --- Pulau di Gugusan Kepulauan Krakatau diantaranya Pulau Rakata, Pulau Sertung, Pulau Panjang, Gunung Anak Krakatau yang semuanya tak berpenghuni. Menemani gugusan gugusan kawasan taman cagar alam Krakatau tersebut dua pulau yang berada di dekat kawasan tersebut adalah Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku. Sebagian masyarakat Pulau Sebesi hidup sebagai pekebun, petani dan nelayan. Memiliki penduduk ratusan kepala keluarga (KK) masyarakat yang tinggal terpisah beberapa mil dari Pulau Sumatera ini menjadi salah satu penopang perekonomian diantaranya dengan hasil bumi yang dihasilkan diantaranya kelapa, pisang, kakao serta hasil pertanian lainnya.


Dermaga sederhana diapit dermaga baru yang dibangun pemerintah merupakan salah satu dermaga yang memiliki peran ganda, dermaga penyeberangan wisata serta dermaga pengangkutan barang barang hasil bumi. Kearifan lokal masyarakat Pulau Sebesi terlihat dengan ramah menyambut tamu tamu yang berkunjung dengan tetap menjalankan aktifitas sehari hari sebagai nelayan, pekebun. Salah satu pulau terluar di Lampung Selatan ini menjadi satu kawasan yang kerap dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara dengan keindahan Pulau Sebesi, Gunung Krakatau serta alam bawah lautnya.


Hasil bumi masyarakat Pulau Sebesi masih diangkut menggunakan kapal kapal kayu tradisional bermesin sekaligus mengangkut penumpang. Dermaga tujuan di Pulau Sumatera yang akan menerima hasil bumi masyarakat Pulau Sebesi diantaranya dermaga Canti serta dermaga Kunjir yang selanjutnya membawa hasil bumi tersebut ke Pulau Jawa. Pulau yang menjadi saksi bisu letusan letusan kecil Gunung Krakatau tersebut menjadi hunian yang cukup nyaman bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari laut dan perkebunan. Berikut geliat masyarakat Pulau Sebesi yang melakukan aktifitas pengangkutan hasil bumi melalui dermaga Pulau Sebesi.





Jurnalis : Henk Widi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Henk Widi
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: