RABU, 19 OKTOBER 2016

LOMBOK TENGAH --- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kelestarian hutan dari ancaman kerusakan dengan tindak melakukan perambahan dan aksi pembalakan liar


Hal tersebut disampaikan Majdi saat melakukan inspeksi mendadak bersama Kapolda NTB, Korem, Kejaksaan, Kepala Dinas Kehutanan bersama sejumlah pejabat lain, untuk melihat secara langsung salah satu hutan yang selama ini menjadi lokasi pembalakan liar di Desa Stiling, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (19/10/2016)

"Kepada masyarakat mari kita sama - sama menjaga kelestarian hutan dari perambahan dan pembalakan liar, karena semua kita tau, hutan merupa sumber kehidupan" ajak Majdi

Ia mengatakan, pembalakan liar dilakukan di dalam area hutan lindung. Hal tersebut berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan struktur tanah

Tentu kita semua tidak ingin akibat pembalakan liar itu berbuah bencana alam bagi manusia seperti banjir dan tanah longsor, mengingat banjir dan tanah longsor yang seringkali terjadi di satu daerah, karena kerusakan hutan

"Harus ada pelajaran dari beberapa kasus bencana di daerah lain, kepada masyarakat saya minta untuk memanfaatkan layanan pengaduan yang tersedia untuk melapor secara cepat bilamana ada gerakan atau tindakan yang mencurigakan agar dapat kita proses secepat mungkin , lebih baik kita mencegah dari pada terlanjur” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, sebagai bentuk perhatian dan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat, masyarakat sekitar kawasan hutan diberikan hak untuk menanam jenis komoditi yang dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan warga asalkan pohon-pohon yang telah tumbuh dan berkembang tidak ditebang, dengan demikian ada keseimbangan antara kelestarian hutan dan kemanfaatan bagi masyarakat

"Kelestarian hutan lindung sangat tergantung peran masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan hutan, hutan memiliki beribu manfaat bagi kelangsungan hidup kita dimasa kini dan masa yang akan datang" tutupnya

Jurnalis : Turmuzi / Editor : Ryvan Lesilolo / Foto : Turmuzi
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: