SABTU, 15 OKTOBER 2016

JAYAPURA---Sejumlah harga sayur mayur dan buah di pasar sentral Youtefa diibukota provinsi Papua alami kenaikan san penurunan. Khusus lombok dan tomat alami kenaikan yang paling menonjol.


Dian Irianti, salah satu pedagang mengaku lombok rawit yang paling menonjol kenaikan harganya, dari Rp 50 ribu perkilo naik menjadi Rp 75-80 ribu perkilo. 

"Karena pengiriman dari Jayapura ke Timika, Wamena dan daerah pegunungan lainnya lancar-lancar, jadi encerannya mahal," kata Dian, Sabtu (15/10/2016).

Tomat juga alami kenaikan dari Rp 10 ribu menjadi Rp 18 ribu perkilo, lanjut Dian, lombok padang sebelumnya Rp 20 ribu, kini menjadi Rp 30 ribu perkilonya.  

"Untuk buncis harga perkilonya menurun, dari Rp 15 ribu menjadi delapan ribu rupiah. Tapi lombok besar naik perkilonya jadi Tp 45 ribu, kemarin dulu harganya Rp 25 ribu," ujarnya.

Tak hanya itu, kata Dian jeruk nipis juga alami kenaikan dari Rp 12 ribu, naik menjadi Rp 20 ribu. Begitu juga dengan jeruk manis sebelumnya empat ribu rupiah perkilonya, naik menjadi tujuh ribu rupiah perkilonya.

"Pengusaha sayur mayur yang membeli ke kami dari arso (kabupaten Keerom) banyak dan barangnya laris manis di daerah lainnya, jadi permintaan order makin banyak, dan ini berpengaruh ke enceran di pasar Youtefa," kata Dian yang juga salah satu distributor lombok tomat dari Kabupaten Keerom.

Selain kenaikan dan penurunan harga yang bervariasi, daun bawang juga alami kenaikan harga dari lima belas ribu rupiah menjadi dua puluh ribu rupiah perkilonya. Sementara bawang merah alami kenaikan selisih lima ribu rupiah yang sebelumnya Rp 45 ribu perkilonya.

Jurnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Indrayadi T Hatta
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: