MINGGU, 16 OKTOBER 2016

LAMPUNG --- Penggunaan anggaran pemerintah yang dikucurkan oleh pemerintah pusat hingga ke tingkat desa telah digunakan oleh seluruh desa untuk pemenuhan kebutuhan akan infrastruktur. Salah satu infrastruktur penting yang dibangun oleh Desa Kelawi di Kecamatan Bakauheni melalui program Dana Desa (DD) adalah jalan desa, talud serta pembangunan di sektor lain. 


Menurut Kepala Desa Kelawi, Syariffudin, kucuran dana sekitar Rp.600juta dimanfaatkan oleh desa tersebut untuk kepentingan masyarakat dan demi kemajuan desa yang ada di ujung Selatan Sumatera tersebut.

Menurut Syarifudin, kucuran dana dari ADD sebesar Rp.600juta dimanfaatkan untuk membangun fisik diantaranya membangun jalan lingkungan desa dengan sistem rabat beton, fasilitas umum dan pelatihan serat pembinaan sumber daya manusia (SDM) aparatur desa yang bertugas melayani masyarakat. Pemanfaatana anggaran DD tersebut menurut Syarifudin dilakukan secara terbuka dan diketahui oleh Badan Permusayawaratan Desa (BPD) sehingga tidak ada yang ditutupi.

"Semua dikerjakan oleh masyarakat desa dan anggarannya jelas serta peruntukkannya sangat jelas sehingga jika ada yang meleset masyarakat bisa melakukan evaluasi atau melaporkan jika tidak sesuai dengan yang diharapkan,"ungkap kepala Desa Kelawi, Sayarifudin kepada Cendana News, Minggu (16/10/2016).

Pemerataan pembangunan tersebut ungkap kepala desa yang baru menjabat selama beberapa bulan ini dilakukan demi kepentingan masyarakat. Beberapa diantaranya dengan melakukan peningkatan kualitas jalan yang semula merupakan jalan batu atau onderlagh diubah menjadi jalan rabat beton dengan rincian diantaranya jalan di Dusun Kubang Gajah sepanjang 500 meter, Dusun Kepayang sepanjang 200 meter, Dusun Kelawi sepanjang 200 meter dan Dusun Kelawi II sepanjang 300 meter. Usulan yang datang dari masyarakat bawah ungkapnya juga dimunculkan dalam rapat bersama BPD dan tokoh tokoh masyarakat sehingga tidak ada pembangunan yang tidak tepat sasaran.

Ia mengakui pengerjaan beberapa proyek pembangunan infrastruktur di desa tersebut juga seiring dengan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). ia mengakui sebagai wilayah yang dilalui jalan tol ia berharap beberapa pembangunan bisa memberi dampak positif bagi masyarakat diantaranya lokasi wisata yang ada di Desa Kelawi akan mudah diakses dari Bakauheni sebagai pintu keluar tol.

Ke depan dengan dikucurkannya DD tahap kedua, ia berharap rencana pembangunan masih akan bisa diteruskan diantaranya membangun saluran air sepanjang 81 meter di Dusun Kelawi II untuk menghindari banjir dan memudahkan masyarakat. Selain itu beberapa pembangunan fisik masih akan dilakukan menggunakan anggaran yang telah ditetapkan.

Selain pembangunan yang telah direncanakan tersebut ia mengaku Desa Kelawi yang memiliki beberapa titik destinasi wisata diantaranya Pantai Minang Ruah, pantai Batu Alif, Pantai Blebug bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Upaya yang dilakukan diantaranya dengan membina kelompok desa sadar wisata dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dengan cara membenahi jalan jalan menuju lokasi wisata, papan papan petunjuk diperbanyak dan membenahi lokasi wisata yang sudah ada. 

"Kita memiliki beberapa sekolah dari tingkat TK hingga SMA sehingga pembinaan akan kualitas SDM benar benar diperhatikan di desa kami,"ungkap Syarifudin.


Desa yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai pekebun, nelayan dan pedagang tersebut diharapkan oleh Syarifudin bisa menjadi desa yang maju baik dalam bidang pembangunan maupun kualitas sumber daaya manusia. Selain itu sumber daya alam yang cukup baik dengan kontur alam pegunungan dan laut membuat Desa Kelawi berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya diantaranya hasil perkebunan yang melimpah berupa kelapa dan pisang serta perkebunan kakao.
[Henk Widi]

Bagikan:

ME. Bijo Dirajo

Berikan Komentar: