KAMIS, 6 OKTOBER 2016

JAYAPURA --- Inilah kekompakan tiga Batalyon Infanteri (Yonif) yang bertugas di wilayah perbatasan RI-PNG sektor Utara wilayah Papua, Yonif 122 Tombak Sakti, Yonif Mekanis 516 Caraka Yudha dan Yonif Raider 700 Wira Yudha Cakti. Ketiga satuan ini dibawah Komando Pelaksana Operasi (Kolaops) Korem 172 Praja Wira Yakthi.


Komandan Yonif Raider 700/WYC, Letkol Inf Horas Sitinjak mengatakan dirinya selalu melakukan kegiatan secara bersama-sama waluapun beda lokasi kegiatan. “Kami selalu share contoh kegiatan Yonif 122 TS dan dinilai bagus, akan kami lakukan juga diwilayah kami yang penting keberadaan TNI khususnya Satgas Pamtas dirasakan masyarakat,” kata Letkol Inf Horas saat menghadiri kegiatan makan Papeda bersama masyarakat di Skouw perbatasan RI-PNG, Kamis (6/10/2016).

Ia mengaku juga keakraban sangat baik dan telah terjalin bagaikan saudara kandung. Menurutnya ini bagaikan satu pohon yang mempunyai ranting-ranting. “Kami tiga serangkai ini memang teman akrab sejak dulu saat pendidikan di Akmil di tahun 1999, dan saat Taruna sudah menjadi teman akrab. jadi tak ada informasi diwilayah tugas saat ini kami kecolongan, namun kami sebagai tentara tetap mengutamakan jaga keamanan Negara dan bangsa ini di wilayah perbatasan RI-PNG,” ujarnya.

Dirinya juga menceritakan, pernah saat Danyon Mekanis 516/CY pacaran ia sendiri disamping mereka berdua seperti obat nyamuk, kala itu masih Letnan Dua di Yonif 507/BS Sikatan. “Saya biasa tugasnya jaga-jaga nyamuk, hehehehe… tapi memang sudah sangat dekat dengan Lukman Hakim, mertuanya saja seperti orang tua saja,” kata Letkol Inf Horas sambil tertawa.

Komandan Yonif Mekanis 516/CY, Letkol Inf Lukman Hakim menuturkan keakraban ia bersama Danyon 122/TS dan Danyon Yonif Raider 700/WYC. “Kami punya grup sosial di handphone untuk saling sharing kegiatan. Bukan hanya lewat telepon seluler, tapi kami sering bertemu atau bertatap muka canda ria, makan bersama setelah menghadiri suatu rapat di Korem 172/PWY di Padang Bulan, Kota Jayapura,” kata Letkol Inf Lukman Hakim.

Untuk menjalin hubungan antar anggota, pihaknya selalu membawa anggotanya saat  berkunjung ke pos wilayah Yonif lainnya. Ia yang pernah bertugas bersama Letkol Inf Horas di Aceh bertempur mencari Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada tahun 2000-2001 lalu. “Selalu saya bawa anggota kalau ada satu kegiatan besar skala nasional maupun lokal. Tapi keakraban ini saat 3 Yonif bersatu di atas kapal KRI Banjarmasin dari Makassar menuju ke Papua untuk bertugas jaga perbatasan RI-PNG. jadi kami sudah tahu karakter masing-masing anggota,” ujarnya.

Komandan Yonif 122/TS, Letkol Inf Kohir menambahkan DanYon Mekanis 516/CY dan DanYon Raider 700/WYC itu sahabat yang tak bisa dilepas, bagaikan saudara kandung. “Sejak kami masuk Taruna tahun 1996-1999, sudah menjadi sahabat karib yang saling mengisi kekurangan, saling menasehati, mengingatkan dan lulus dengan baik bersama-sama,” kata Letkol Inf Kohir.

Ketika dirinya tiba-tiba surat perintah penugasan ke Papua, ia mencari informasi satuan mana saja yang akan menjadi rekan di wilayah tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, ternyata yang didapati adalah Yonif Mekanis 516/CY dan Yonif Rader 700/WYC yang notabene komandannya adalah teman baiknya.

“Saya langsung hubungi dua sahabat saya itu, dan saling bertukar informasi tentang persiapan yang akan dibawa sebelum ke Papua. Dan selanjutnya kami berkomitmen saling mengisi dan tukar informasi apabila sudah disana (Papua) hingga kekompakan kami terbentuk saat dalam perjalanan diatas kapal,” ujarnya.

Hingga kini, lanjutnya tak ada batasan dalam memberikan saran dan masukan untuk keberhasilan Satgas Pamtas di sektor utara ini.”Ini menjadi  modal kami untuk mencapai keberhasilan tugas dalam satu komando dari Danrem 172/PWY selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dan Kolaops), Kolonel Inf Teguh Pudjo Rumekso. Kami tetap menerima saran juga dari masyarakat, apabila ada yang perlu kami benahi,” katanya.

Sekedar diketahui, Yonif 122/TS bertugas menjaga perbatasan RI-PNG di wilayah Kota Jayapura dan sebagain di Kabupaten Keerom. Untuk Yonif Mekanis 516/CY sendiri berada diwilayah perbatasan RI-PNG sebagian besar Kabupaten Keerom, sementara Yonif Raider 700/WYC menjaga teras Negara Indonesia pada sejumlah distrik di Kabupaten Keerom dan sebagian wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.

Hingga kini, perjalanan tugas Yonif tersebut telah berjalan kurang lebih 3 bulan lamanya sejak ditugaskan 28 Juni 2016 lalu. Tugas utama menjaga keamanan diwilayah perbatasan RI-PNG, selain itu mereka juga mendekatkan diri kepada masyarakat sekitar melalui komunikasi sosial bahkan bakti sosial disegala bidang seperti pendidikan, kesehatan, seni dan pertanian. Terkhusus di Hari Ulang Tahun (HUT) TNI AD ke-71, tiga batalyon ini kompak gelar bakti sosial diwilayh mereka masing-masing sejak menyongsong HUT RI hingga hari ini, Kamis (6/10/2016).

Jajaran Yonif 122/TS menggelar pameran fotografi, keterampilan anyaman lidi yang telah dibina dan pelayanan kesehatan gratis. Untuk jajaran Yonif Mekanis 516/CY menggelar senam sehat dan pelayanan kesehatan gratis. Sementara, jajaran Yonif Raider 700/WYC meggelar kerja bakti gotong royong, penanaman bibit dan pelayanan kesehatan gratis. Puncak solidnya tiga batalyon ini yakni dengan makan Papeda ciri khas Papua bersama-sama rakyat di Skouw perbatasan RI-PNG. 

Jutnalis : Indrayadi T Hatta / Editor : Rayavan Lesilolo / Foto : Indrayadi T Hatta
Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: