SABTU, 8 OKTOBER 2016

LAMPUNG --- Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Provinsi Lampung berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IPI Kabupaten Tanggamus melakukan kegiatan sosial ke salah satu sekolah tingkat dasar di kabupaten yang berada di bawah kaki Gunung Tanggamus tersebut. Menurut ketua DPD IPI Provinsi Lampung Enny Amall Liah, kegiatan tersebut merupakan kegiatan pustakawan di Lampung bekerjasama dengan sejumlah relawan dalam upaya menebarkan budaya literasi atau kegemaran membaca bagi siswa siswa di jenjang sekolah dasar (SD) khususnya di wilayah yang sukar menjangkau perpustakaan.


Menurut Enny Amall Liah,kegiatan mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Taman Pendidikan Alquran (TPA) Way  Kandis  Kampung Baru Kota Agung Timur yang terdiri dari puluhan siswa sekolah dengan kondisi sekolah masih berupa bangunan papan kayu dan bambu. Meski belajar di sekolah yang masih dalam kondisi jauh dari sempurna seperti sekolah tingkat SD di wilayah Lampung namun semangat belajar siswa terlihat dari wajah wajah anak didik tersebut.

“Rencana yang sudah kita lakukan selama beberapa bulan lalu akhirnya terlaksana dengan mengunjungi,berbagi rasa dan juga berdonasi dalam bentuk buku buku bacaan serta kegiatan mengajar sehari bagi siswa madrasah ibtidaiyah di sini,"ungkap ketua DPD IPI Lampung Enny Amall Liah saat dikonfirmasi Cendana News,Sabtu (8/10/2016)


Selain merupakan kegiatan untuk mengenalkan budaya literasi di wilayah Lampung terutama di daerah yang berada di pedalaman kegiatan oleh IPI Lampung tersebut juga diikuti oleh DPD IPI Tanggamus, Komunitas Berbagi Lampung, Komunitas Dakwah dari Universitas Raden Inten. Pembagian buku buku sebagian merupakan buku bacaan baru yang didonasikan oleh lembaga,perseorangan atau komunitas komunitas yang peduli akan kemajuan anak anak didik yang ada di wilayah Lampung.

Puluhan siswa yang menerima kedatangan para relawan tersebut bahkan terlihat bahagia dengan adanya perhatian dalam bentuk bantuan buku buku bacaan. Selain bisa menambah koleksi buku buku bacaan di MI dan TPA tersebut sekaligus menambah minat baca siswa yang untuk belajar masih menggunakan fasilitas sekolah sederhana tersebut.


Enny Amall Liah yang juga dosen Universitas Terbuka (UT) Lampung tersebut mengaku saat ini kepedulian akan budaya literasi masih menjadi pekerjaan rumah seluruh pihak baik di lingkup keluarga, sekolah maupun pemerintah. Meski demikian ia mengaku sejumlah daerah di Lampung mulai menggalakkan kegiatan pembentukan perpustakaan dan tempat tempat membaca baik dengan fasilitas yang baru maupun menggunakan fasilitas yang sudah ada dengan penambahan sejumlah buku bacaan. Selain itu kebijakan pemerintah untuk memberi alokasi anggaran bagi penyediaan fasilitas pendukung literasi masih harus ditingkatkan porsinya di sejumlah daerah.

“Berdasarkan perjalanan kami para sukarelawan dan pengurus IPI minimnya jumlah buku di daerah terpencil juga dilandasi faktor ekonomi sehingga perlu ada kepedulian dan IPI selalu memfasilitasi donatur dalam bentuk buku”ungkapnya.


Enny bahkan mengaku tak jarang melakukan kampanye donasi buku ke sejumlah organisasi,perusahaan,percetakan serta komunitas tertentu untuk menyumbangkan buku bagi siswa di wilayah terpencil. Selain melibatkan komunitas dan sukarelawan untuk peduli akan pendidikan anak anak didik di sekolah tersebut, Enny Amall Liah berharap kegiatan serupa masih akan dilakukan di wilayah lain di Lampung. Keberadaan perpustakaan atau tempat tempat yang bisa digunakan untuk memfasilitasi anak anak usia sekolah memperoleh buku buku bacaan masih menjadi bagian penting IPI dalam memperbanyak dan menularkan kegemaran membaca di tengah masyarakat.

Jurnalis : Henk Widi / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Henk Widi

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: