RABU, 5 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Persidangan terkait dengan kasus perkara "Kopi Sianida" hari ini akan memasuki tahap pembacaan tuntutan  yang akan dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa Jessica Kumala Wongso. Persidangan Jessica yang sangat panjang, melelahkan dan berliku tersebut tak terasa telah berlangsung selama empat bulan lamanya. Namun tak lama lagi akhirnya persidangan dengan episode yang sangat panjang tersebut pelan tapi pasti akan segera berakhir.



Hari ini, Rabu (5/10/2016) terdakwa Jessica Kumala Wongso akan menghadapi pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yaitu pasal pembunuhan berencana yang menyebabkan meninggalnya I Wayan Mirna Salihin. Menurut rencana, persidangan akan dimulai pada pukul 10:00 WIB di Ruang Mr. Koesoemah Atmadja 1, Gedung Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sebelumnya diketahui pada tanggal 6 Januari 2016, Jessica Kumala Wongso mengajak bertemu temannya I Wayan Mirna Salihin dan Hani Juwita Boon di Cafe Olivier, Mall Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Mereka bertiga ngopi bareng di tempat tersebut, namun tak lama setelah meminum Es Kopi Vietnam yang sebelumnya dipesankan oleh Jessica, sesaat kemudian Wayan Mirna langsung pingsan tak sadarkan diri dan kemudian meninggal dunia.

Ardito S.H., Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan "Jaksa pada prinsipnya siap menjerat terdakwa Jessica Kumala Wongso dengan Pasal 340 KUHP yang mengatur tentang Pasal Pembunuhan Berencana, kami meyakini bahwa Jessica Kumala Wongso telah merencanakan dan melakukan pembunuhan dengan cara menabur racun Potassium Sianida ke dalam gelas Es Kopi Vietnam yang sebelumnya dipesankan oleh Jessica khusus untuk Wayan Mirna" katanya kepada wartawan sebelum persidangan dimulai, Rabu pagi (5/10/2016).

JPU ternyata hanya menggunakan satu pasal untuk menjerat Yerdakwa Jessica Kumala Wongso yaitu Pasal Pembunuhan Berencana sesuai yang diatur didalam Pasal 340 KUHP. Dengan demikian maka JPU harus mampu meyakinkan Majelis Hakim yang memimpin jalannya persidangan bahwa terdakwa Jessica Kumala Wongso secara sah dan meyakinkan telah merencanakan pembunuhan kepada Wayan Mirna Salihin.

JURNALIS : EKO SULESTYONO / EDITOR : RAYVAN LESILOLO / FOTO : EKO SULESTYONO

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: