SELASA, 11 OKTOBER 2016

MAUMERE---Jalan trans utara Flores yang menghubungkan kabupaten Sikka dan kabupaten Nagekeo di wilayah barat pulau Flores kerusakannya semakin parah. Jalan yang direncanakan menghubungkan Kabupaten Flores Timur di wilayah timur hingga Manggarai Barat di ujung barat pulau Flores ini belum juga diperbaiki.


Padahal keberadaan jalan ini sangat penting mengingat bila terjadi longsoran di ruas jalan trans selatan yang kerap terjadi di kilometer 17 sampai 21 arah timur kota Ende, kendaraan akan berbalik melewati jalan trans utara.

“Pemerintah harus bangun jalan ini sebab selain kerusakannya tidak parah,jika melewati jalan ini dari Maumere ke Nagekeo,waktu tempuhnya lebih singkat,” ujar Siprianus Sadi.

Sopir truck kayu yang kerap dipakai sebagai angkutan ini,saat ditemui Cendana News,Selasa (11/10/2016) di depan pusat jajanan dan cinderamata Maumere,mengakui, saban hari kendaraan dengan rute Maumere-Nagekeo pulang pergi selalu melewati jalan ini.

“Biar rusak kami tetap lewat jalan ini sebab penumpang yang ke wilayah utara kabupaten Ende dan Nagekeo lebih memilih naik angkutan yang melewati jalan trans utara,” ungkapnya.


Hendrikus Tani salah seorang warga Maurole yang ditemui Cendana News di Nangahure saat hendak kembali ke desanya di pesisir pantai utara Flores mengeluhkan sikap masa bodoh pemerintah.

Hendrik mengisahkan,saat musim hujan tiba pengendara motor semakin kesuulitan melewati ruas jalan ini.Ada beberapa ruas antara lain di Kolisia Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka serta kecamatan Maurole, Maukaro dan Wewaria di kabupaten Ende masih rusak parah.

“Kasihan para pengendara motor kalau saat musim hujan sebab tanahnya licin dan air sering tergenang di jalan sehingga sulit dilewati,” tuturnya.

Dirinya berharap anggota DPR Dapil NNT 1 seperti Melchias Meken, Syahrul Pua, Jhony Plate, Andreas Hugo Parera dan Pius Lustrilanag bisa mengusulkan peningkatan status jalan ini menjadi jalan negara dan memeprjuangkan anggaran perbaikan.

“Anggota dewan dari pusat kalau reses sering juga bicara tentang jalan ini namun sampai sekarang belum juga ada tindak lanjutnya padahal ketua komisi V DPR dari Dapil NTT 2,” sesalnya.

Jurnalis : Ebed De Rosary / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Ebed De Rosary

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: