SENIN, 10 OKTOBER 2016

YOGYAKARTA --- Melalui program Keluarga Berencana (KB) yang di zaman Pak Harto sangat masif dilakukan, Dusun Jasem, Srimulyo, Piyungan, Bantul, yang semula agak tertinggal, kini semakin bergerak maju dan mengalami perkembangan signifikan. Program KB di dusun tersebut dilakukan setelah dicanangkan kembali oleh Presiden Joko Widodo sejak awal tahun ini melalui program Kampung KB.


Sebelum menjadi Kampung KB, Dusun Jasem, Srimulyo, Piyungan, Bantul, terdiri dari 4 RT, merupakan wilayah yang rawan longsor dengan kondisi warganya yang masih berada dalam status Pra Keluarga Sejahtera (KS) dan KS1, dan belum memiliki kelompok-kelompok pertanian, serta kesadaran untuk turut serta dalam program KB masih sangat rendah.

Namun sejak dicanangkan sebagai Kampung KB sejak 2 Februari 2016, saat ini Dusun Jasem mulai berkembang pesat dan perlahan kesejahteraan warganya mulai meningkat. Demikian diungkapkan Kepala Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Candra Surapaty, dalam sambutannya saat menerima kunjungan Presiden RI, Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana dan sejumlah menteri di Pos Pelayanan Kesehatan dusun setempat, Senin (10/10/2016). 

Candra mengatakan, dengan koordinasi lintas sektor, program Kampung KB di Dusun Jasem bisa berjalan sinergis. Seiring dengan meningkatnya kesadaran warga untuk mengikuti KB, berbagai upaya lain yang menunjang kesejahteraan masyarakat juga dilakukan, terutama di sektor ekonomi dengan menggalakkan kelompok-kelompok pertanian dan perikanan.

Sementara itu, Presdien Joko Widodo dalam sambutannya mengingatakan kepada masyarakat, akan pentingnya keluarga berencana. Pasalnya, persaingan antar negara yang saat ini semakin sengit, membutuhkan sumber daya manusia yang harus disiapkan sejak dini, dimulai dari keluarga yang terencana.

"Setiap anak yang lahir akan membutuhkan biaya, terutama biaya sekolah yang tidak kecil. Sementara, ke depan anak tidak boleh putus sekolah, agar bisa menuntut ilmu dan mampu bersaing dengan negara lain", pungkasnya. 

Jurnalis : Koko Triarko / Editor : Rayvan Lesilolo / Foto : Koko Triarko

Bagikan:

Rayvan Lesilolo

Berikan Komentar: