MINGGU, 2 OKTOBER 2016

JAKARTA --- Kelompok teroris bersenjata Abu Sayyaf asal Filipina kembali membebaskan 3 orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang kebanyakan bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK). Sebelumnya diketahui bahwa Abu Sayyaf tercatat sudah 3 kali melakukan penyanderaan terhadap puluhan ABK Kapal Tongkang pengangkut Batu Bara yang melalui kawasan perairan negara Filipina bagian selatan.


Menurut informasi resmi yang diterima wartawan dari Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, 3 orang ABK asal Indonesia tadi malam, Sabtu (1/10/2016) sekitar pukul 23:30 waktu Filipina telah dibebaskan oleh kelompok Abu Sayyaf. Ketiga nya langsung dijemput oleh pihak perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Provinsi Sulu, Filipina bagian selatan.

Menurut keterangan Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi, ketiga ABK WNI tersebut selanjutnya dipindahkan dari Sulu ke Zamboanga, Filipina, kemudian diserahkan secara resmi kepada perwakilan Kemenlu dan KBRI Indonesia yang sudah menunggu kedatangan para sandera di sana. Ketiga sandera tersebut segera ke Manila, Filipina untuk kemudian dipulangkan ke Indonesia.

"Pada Sabtu malam (1/10/2016) sekitar pukul 23:30 WIB waktu Filipina, Abu Sayyaf kembali membebaskan 3 orang WNI yang disandera di Provinsi Sulu, Filipina Selatan, ketiga sandera tersebut adalah Feri Arifin, M. Mabrur Dahlan dan Edi Suryono, dari Sulu mereka akan dipindahkan ke Zamboanga, kemudian dibawa ke Manila, Filipina dan dipulangkan ke Indonesia" kata Retno Lestari Priansari Marsudi di Kantor Menkopolhukam, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu sore.
[Eko Sulestyono]

Bagikan:

Cendana News

Berikan Komentar: